Disdik Purwakarta Gelar Bimtek RKBMD 2026 untuk Tingkatkan Akurasi Perencanaan Aset

Disdik Purwakarta mengadakan Bimtek RKBMD 2026 untuk pengelola barang milik daerah jenjang SD dan SMP.
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Purwasuka – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) Tahun 2026 di Aula Guru Linuhung, Jumat, 8 Mei 2026.

img_title Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya dan Kebanggaan Warisan Leluhur

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan kebutuhan barang dan pengelolaan aset pendidikan di lingkungan sekolah.

Bimtek RKBMD 2026 dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, M.Pd.

img_title Bantuan Pangan Sudah 100 Persen, Stok Beras di Bulog Subang Aman

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Aries Rapelianto, S.T., M.Pd, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.

Selain itu, acara diikuti narasumber dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta para pengelola Barang Milik Daerah (BMD) jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Purwakarta.

img_title Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG KC Subang Telah Salurkan 8.052 Ton Beras Bantuan Pangan

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Disdik Purwakarta dalam memperkuat tata kelola aset daerah agar lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan sekolah.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menekankan pentingnya pemahaman teknis penyusunan RKBMD bagi seluruh peserta.

Menurutnya, penyusunan kebutuhan barang yang tepat akan berdampak pada kualitas perencanaan dan efisiensi penggunaan anggaran.

Ia berharap melalui Bimtek RKBMD 2026, peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam menyusun usulan kebutuhan barang secara lebih akurat sehingga potensi kesalahan dalam proses perencanaan dapat diminimalkan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta mampu memahami proses penyusunan RKBMD dengan lebih baik agar usulan kebutuhan barang menjadi lebih tepat dan akurat,” ujar Aries Rapelianto dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, menjelaskan bahwa sebagian besar pengelolaan aset pendidikan masih bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Oleh karena itu, penggunaan anggaran perlu difokuskan pada kebutuhan prioritas peserta didik.

Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sekolah harus mampu menentukan prioritas penggunaan dana secara tepat, khususnya untuk mendukung kebutuhan pembelajaran dan pengadaan sarana prasarana Taman Kanak-Kanak Atas (TKA) pada tahun mendatang.

“Saya berharap seluruh proses perencanaan dan pengelolaan aset dapat dilakukan secara tepat, efektif dan sesuai kebutuhan prioritas sekolah terutama peserta didik,” tutur Sadiyah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Disdik Purwakarta juga menerapkan langkah sederhana yang mendukung program ramah lingkungan.

Halaman Selanjutnya
img_title