Penataan Jalan Tuparev Karawang Dimulai, Dedi Mulyadi Siapkan Kawasan Kota Tua

Dedi Mulyadi meninjau rencana penataan Jalan Tuparev dan Alun-alun Karawang saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Purwasuka – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menegaskan komitmennya dalam menata sejumlah wilayah di Jawa Barat yang menjadi jalur Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.

img_title Kejari Subang Ancam Pidanakan Developer 'Membandel' Soal Aset PSU!

Salah satu kawasan yang masuk dalam prioritas penataan berada di sepanjang Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.

img_title Samsat Subang Gencar Sosialisasi Door to Door PKB, Capaian Pajak Tembus Rp 56,8 Miliar

Kegiatan budaya bertajuk “Subang Larang Nebar Kaheman” itu dimulai dari Jalan Ir. H. Juanda dan berakhir di Alun-alun Karawang.

Menurut Dedi Mulyadi, agenda kirab budaya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni tradisional dan upaya mengenang sejarah Kerajaan Pajajaran.

img_title Realisasi Retribusi Baru Rp 305 Juta, Dishub Subang Bakal Tertibkan Jukir Liar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum pembangunan kawasan berbasis budaya di berbagai daerah, termasuk Karawang.

“Bersama Pak Bupati kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, trotoar dan taman, akan dilaksanakan di sepanjang rute kirab. Dan sepanjang jalan nanti akan ada batu tulis yang isinya pesan-pesan cinta. Nanti Alun-alun menjadi kawasan Kota Tua Karawang,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menjelaskan, program penataan kawasan itu direncanakan masuk dalam pembiayaan APBD Perubahan 2026 atau APBD Tahun Anggaran 2027.

Pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyusun konsep pembangunan yang mengedepankan unsur budaya Sunda dan nilai sejarah Karawang.

Penataan Jalan Tuparev Karawang disebut akan difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur publik.

Perbaikan jalan, pembangunan trotoar yang lebih nyaman bagi pejalan kaki, penataan taman kota, hingga penguatan identitas kawasan budaya menjadi bagian utama dari proyek tersebut.

Selain menghadirkan wajah kota yang lebih tertata, Dedi Mulyadi berharap kawasan itu nantinya mampu menjadi destinasi wisata budaya baru di Jawa Barat.

Menurutnya, Karawang memiliki potensi sejarah yang kuat untuk dikembangkan sebagai kota dengan narasi budaya dan perjalanan masa lalu masyarakat Sunda.

“Kita ingin Karawang menjadi tempat yang nyaman, bersih, indah dan punya identitas budaya Sunda yang kuat,” katanya.

Dalam konsep yang disampaikan, kawasan Alun-alun Karawang juga akan diarahkan menjadi pusat Kota Tua Karawang.

Halaman Selanjutnya
img_title