Rabu Ngumum di Purwakarta, Kadisdik Sadiyah Gunakan Transportasi Umum untuk Efisiensi Energi
- Didin/Purwasuka Viva
Purwasuka – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus mendorong perubahan pola mobilitas aparatur sipil negara (ASN) melalui program Rabu Ngumum Purwakarta, yang mewajibkan penggunaan transportasi umum ke tempat kerja.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Purwakarta Nomor: 0001.4/884/Org/2026 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Program tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pejabat, pegawai, kepala sekolah, guru hingga pengawas di Dinas Pendidikan (Disdik).
Pada pelaksanaannya, Rabu (06/05/2026), para ASN terlihat menggunakan beragam moda transportasi, seperti angkutan kota (angkot), ojek online, hingga sepeda.
Tidak sedikit pula pegawai yang melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari jalan utama menuju kantor.
Sejak pagi hari, suasana berbeda tampak di lingkungan kantor pemerintahan. Area parkir yang biasanya padat kendaraan pribadi terlihat lengang.
Hanya beberapa kendaraan dinas berpelat merah yang tampak terparkir, serta kendaraan milik pegawai yang tinggal di sekitar kantor.
Program Rabu Ngumum Purwakarta ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien.
Selain itu, kebijakan tersebut juga bertujuan untuk menekan konsumsi energi serta mengurangi biaya operasional.
Mengacu pada informasi dari PPID Purwakarta, langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong gaya hidup yang lebih hemat dan ramah lingkungan di kalangan ASN.
Perubahan pola mobilitas diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Sadiyah, M.Pd, yang turut menggunakan transportasi umum dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kewajiban administratif.
“Rabu Ngumum ini bukan sekedar kebijakan yang harus dilaksanakan tetapi juga diharapkan dapat membangun kesadaran pegawai agar pentingnya efisiensi energi dan tumbuh sikap sosial dengan membantu pengemudi angkutan kota maupun ojek online dengan membayar jasa mereka," ujar dia.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program ini memiliki nilai sosial yang lebih luas.
Selain mendorong efisiensi energi, kebijakan ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pengemudi angkutan umum dan ojek online.
Dengan implementasi yang konsisten, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap Rabu Ngumum Purwakarta dapat menjadi budaya kerja baru.