Sinergi Polda Jabar dan Buruh Jelang Hari Buruh untuk Stabilitas dan Kesejahteraan
- Istimewa
Purwasuka – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung terbangunnya hubungan harmonis antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
Upaya sinergi antara Polda Jabar dan buruh tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada penciptaan ruang dialog yang aman dan kondusif.
Hal ini bertujuan agar berbagai aspirasi terkait kesejahteraan pekerja dapat disampaikan secara terbuka dan konstruktif.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa kesejahteraan buruh memiliki kaitan erat dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dia menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas dalam mengawal setiap dinamika ketenagakerjaan.
“Kami mendukung penuh upaya kolaboratif ini. Kesejahteraan buruh yang meningkat akan berdampak positif pada kondusifitas wilayah. Jika buruh sejahtera, aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Minggu (26/4/2026).
Dalam berbagai pertemuan yang melibatkan pemerintah, serikat pekerja, serta pelaku usaha, sejumlah isu penting menjadi fokus pembahasan.
Di antaranya adalah penyesuaian upah yang berkeadilan, penguatan perlindungan tenaga kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Pemerintah, dalam kesempatan tersebut, memastikan bahwa kebijakan yang dirumuskan akan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan daya beli pekerja.
Pendekatan ini mendapatkan respons positif dari kalangan buruh, yang menilai keterbukaan pemerintah sebagai faktor utama dalam membangun kepercayaan.
Selain itu, sinergi Polda Jabar dan buruh juga diarahkan untuk membuka peluang peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Dengan kemampuan yang semakin baik, para pekerja diharapkan mampu bersaing di tingkat global dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan kembali menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga proses dialog tetap berjalan damai dan produktif.
“Pihak kepolisian siap mengawal setiap proses dialog agar berjalan dengan damai. Kami ingin memastikan bahwa buruh tidak hanya mendapatkan perlindungan, tetapi juga peluang untuk terus berkembang,” tambahnya.