Polsek Jatiluhur Panen Jagung 1.200 Kg untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
- Didin/Purwasuka Viva
Purwasuka – Komitmen Polri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan oleh Polsek Jatiluhur, Polres Purwakarta. Rabu (1/4/2026), kegiatan panen jagung kuartal I 2026 dilaksanakan di Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Kp. Sindangsari Blok 21 RT 021 RW 007.
Kegiatan panen ini melibatkan Polsek Jatiluhur, Kelompok Tani (Poktan) Bagja Mekar, serta penyuluh dari BPP Jatiluhur.
Hasil Panen Jagung 1.200 Kilogram
Kegiatan panen berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di lahan seluas 10.200 meter persegi.
Dengan menggunakan bibit hibrida jenis Maxxi2 yang diberikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Purwakarta, diperkirakan hasil panen jagung kali ini mencapai 1.200 kilogram.
Kapolsek Jatiluhur, KOMPOL A. Abdul Kodir, bersama jajaran kepolisian, penyuluh dari BPP Jatiluhur, serta anggota Poktan Bagja Mekar turut hadir dalam acara tersebut.
Sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Polri Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kontribusi Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
AKP Enjang Sukandi menambahkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, namun juga berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
“Panen jagung ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kami hadir tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk mendukung produktivitas pertanian,” ujar AKP Enjang Sukandi.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas dan kemandirian pangan.
“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani akan terus berkembang untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan pangan,” tambah Enjang.
Distribusi Hasil Panen ke Pasar Lokal
Setelah dipanen, hasil jagung yang diperoleh akan disimpan di gudang Poktan Bagja Mekar untuk didistribusikan ke pengepul dan pasar lokal dengan harga acuan sekitar Rp5.500 per kilogram.