Bikin Cairan Sakti! Api Tak Mudah Padam, Cocok untuk Camping dan Bakar Sampah
- youtube
Purwasuka – Menyalakan api di kondisi sulit sering kali menjadi tantangan, terutama saat kayu basah atau angin kencang.
Namun, ada cara praktis dan ekonomis untuk mengatasi masalah ini.
Sebuah eksperimen menarik memperlihatkan bagaimana campuran sederhana antara solar, tepung, dan minyak bekas.
Campuran ini dapat menghasilkan cairan yang mampu membantu menyalakan api dengan lebih mudah.
Api unggun
- canva
Metode ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang sering berkemah, membutuhkan bahan bakar alternatif.
Atau ingin mengatasi kesulitan menyalakan api saat kondisi kurang mendukung.
Bahan-bahan yang digunakan dalam eksperimen ini tergolong murah dan mudah ditemukan.
Selain itu, cairan hasil campuran ini memiliki keunggulan tersendiri, seperti nyala api yang tahan lama meskipun tertiup angin.
Berkat kemampuannya yang efisien dalam menyalakan api, cairan ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
Mulai dari membakar sampah hingga mempermudah menyalakan api unggun saat berkemah.
Mari simak langkah-langkah pembuatannya!
Dilansir dari kanal Youtube Inspirasi Usaha, bahan-bahan:
- 1 bagian solar
- 2 bagian tepung
- Minyak goreng bekas secukupnya
Cara Membuat:
- Tuangkan solar ke dalam wadah sesuai takaran.
- Tambahkan tepung dengan perbandingan dua kali lipat dari jumlah solar.
- Aduk hingga tercampur rata, membentuk tekstur seperti bubur.
- Masukkan minyak bekas sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
- Aduk kembali hingga campuran menjadi lebih kental dan merata.
- Jika masih terlalu encer, tambahkan sedikit tepung hingga mencapai kekentalan yang diinginkan.
Setelah proses pencampuran selesai, cairan ini sudah bisa langsung digunakan.
Salah satu keunggulan utama dari cairan ini adalah kemampuannya dalam mempertahankan nyala api meskipun tertiup angin.
Ini menjadikannya pilihan yang efektif untuk menyalakan api pada kondisi yang tidak ideal, seperti kayu basah atau saat hujan turun.
Selain digunakan untuk menyalakan api unggun, cairan ini juga dapat dimanfaatkan untuk membakar sampah yang masih basah, bahkan untuk mengatasi gangguan semut di sekitar
Ketahanan apinya yang lama membuatnya lebih efisien dibandingkan dengan bahan bakar konvensional lainnya.
Saat cairan ini disulut dengan api, nyalanya bertahan lebih lama dan sulit padam, sehingga cocok untuk situasi yang membutuhkan api yang stabil.
Dengan metode sederhana ini, Anda bisa mendapatkan bahan bakar alternatif yang mudah dibuat, ekonomis, dan memiliki banyak manfaat.
Jika Anda sering menghadapi kesulitan menyalakan api, tidak ada salahnya mencoba cara ini untuk mempermudah aktivitas Anda!
Bagi yang masih memiliki sisa cairan ini, sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup agar bisa digunakan kembali di lain waktu.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana ini, Anda bisa menciptakan solusi efektif untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!