Arang Aktif untuk Pewarna Alami Makanan, Ini Manfaat dan Risikonya!
- Youtube
Purwasuka – Makanan berwarna hitam kini makin populer di kalangan anak muda. Pizza hitam, burger hitam, sampai es krim hitam jadi trending di media sosial.
Pewarna hitam alami yang sering dipakai adalah activated charcoal powder atau arang aktif. Bahan ini dianggap lebih aman dibanding pewarna buatan.
Tapi sebenarnya aman gak sih pakai arang aktif buat pewarna alami makanan? Apa aja manfaat dan risikonya buat kesehatan tubuh kita?
Viva Cianjur merangkum informasi ini dari Channel YouTube Dapur Leony tentang penggunaan arang aktif yang tepat. Mari simak pewarna alami yang satu ini.
Cara Penggunaan Activated Charcoal Powder:
1. Pilih yang food grade dan berkualitas
Pastikan activated charcoal powder yang dibeli ada label food grade. Jangan asal beli karena ada yang khusus untuk industri atau kesehatan yang formulanya beda.
2. Gunakan sesuai takaran yang dianjurkan
Pakai secukupnya atau sesuai resep yang ada. Jangan berlebihan karena bisa mengganggu penyerapan nutrisi penting dalam tubuh.
3. Ketahui proses pembuatannya
Arang aktif dibuat dari pembakaran bambu, kelapa, atau kayu pada suhu tinggi. Proses ini menghasilkan bubuk halus yang aman untuk makanan.
4. Pahami fungsi detoksifikasinya
Arang aktif bisa mengikat racun dan zat kimia berbahaya. Makanya sering dipakai sebagai obat keracunan di rumah sakit.
5. Manfaatkan untuk perawatan tubuh juga
Selain pewarna alami makanan, arang aktif bisa untuk masker wajah, pemutih gigi, dan obat pencernaan seperti diare.
Activated charcoal powder tidak memberikan rasa khusus pada makanan jadi aman dipakai. Produk seperti Norit yang dijual di apotek juga mengandung arang aktif.
Meski dinyatakan aman, sebaiknya jangan konsumsi arang aktif berlebihan setiap hari. Fungsi detoksnya bisa menyerap vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.