Cara Sederhana Mengatasi Air Sumur yang Terasa Licin di Kulit
Purwasuka – Air sumur kadang terasa licin di kulit saat digunakan untuk mandi.
Banyak orang mengira ini tanda air bersih, padahal licinnya air bisa disebabkan oleh beberapa faktor, terutama pH air yang terlalu rendah (asam) dan kandungan zat besi yang cukup tinggi.
Air sumur yang licin juga biasanya keruh, berbau besi, atau meninggalkan noda di perabot rumah tangga.
Mengapa Air Licin di Kulit?
Air sumur terasa licin karena:
- pH rendah (asam) yang membuat air terasa “halus” atau licin.
- Kandungan zat besi yang tinggi, ikut mempengaruhi tekstur air saat bersentuhan dengan kulit.
- Kalau dibiarkan, air seperti ini kurang nyaman untuk mandi dan bisa membuat dinding kamar mandi cepat berlumut.
Cara Mengatasi Air Sumur yang Licin
Cara yang paling mudah dan murah adalah menggunakan kapur gamping. Kapur gamping bisa dibeli di toko bangunan, bentuknya ada yang berupa batu atau serbuk halus.
Bahan yang Dibutuhkan
1. Kapur gamping secukupnya
2. Ember kecil untuk melarutkan kapur
3. Drum atau tandon air
Langkah-langkah Penjernihan
1. Tampung Air Sumur
- Siapkan drum atau bak penampungan, misalnya kapasitas 200 liter.
- Pompa air sumur ke dalam drum hingga penuh.
2. Melarutkan Kapur Gamping
- Ambil 2 sendok makan kapur gamping untuk 200 liter air.
- (Jika air banyak, perhitungkan kira-kira 1 sendok makan kapur untuk tiap 100 liter air.)
- Letakkan kapur gamping di ember kecil, lalu tambahkan air dan aduk hingga larut.
Catatan Penting:
Jangan menuang kapur langsung tanpa dilarutkan karena akan menggumpal dan lama larut.
3. Menuangkan ke Drum Air
- Tuangkan larutan kapur gamping ke drum penampungan air.
- Aduk air di dalam drum supaya kapur tercampur merata.
4. Diamkan Air
- Biarkan air selama beberapa jam agar kapur bekerja menetralisir pH dan mengendapkan zat besi.
- Setelah didiamkan, air akan lebih jernih dan tidak terasa licin lagi.
Tips Penting
- Jangan berlebihan menambahkan kapur gamping.
- Jika terlalu banyak, pH air akan naik menjadi basa (pH di atas 8).
- Air yang terlalu basa akan menimbulkan kerak pada perabot dan lantai kamar mandi.