Pengamanan Demo APDESI di Karawang Berjalan Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Polres Karawang kawal demo APDESI dengan pendekatan humanis, mediasi berujung kesepakatan.
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Purwasuka – Kepolisian Resor Karawang menunjukkan komitmen profesional dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Telukjambe Barat.

img_title Polres Karawang Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Lapas dengan Modus Alat Kontrasepsi

Pengamanan dilakukan secara maksimal saat ratusan massa dari DPD APDESI Merah Putih Jawa Barat menggelar aksi di depan gerbang PT Pertiwi Lestari, Desa Wanajaya, pada Senin, 6 April 2026.

Sebanyak 144 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan jalannya demonstrasi tetap tertib dan kondusif.

img_title Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja di Karawang, Korban Rugi Rp5 Juta

Kegiatan pengamanan demo ini dipimpin langsung di bawah arahan Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, dengan mengedepankan pendekatan preventif dan dialogis.

Langkah tersebut terbukti efektif dalam mengendalikan situasi di lapangan, mengingat jumlah massa yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

img_title SMK Sehati Karawang dan PLN Kembangkan SMART EV, Siswa Ubah Motor Bensin Jadi Listrik

Aparat kepolisian tetap mengutamakan komunikasi terbuka guna meminimalisir potensi gesekan selama aksi berlangsung.

Kasi Humas Polres Karawang, Cep Wildan, menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah dibekali arahan tegas untuk mengedepankan sikap humanis.

Dalam pelaksanaan tugasnya, anggota kepolisian juga dilarang membawa senjata api maupun senjata tajam sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan aksi unjuk rasa.

Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Personel kami diarahkan untuk bertindak sopan, cermat, namun tetap tegas. Kami memastikan kebebasan berpendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Cep Wildan, Selasa, 7 April 2026.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut membawa sejumlah tuntutan dari massa. Di antaranya terkait dugaan tindak kekerasan terhadap perangkat Desa Wanasari serta persoalan legalitas pemasangan kabel optik di tanah kas desa.

Menanggapi hal tersebut, Polres Karawang tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga berperan aktif sebagai mediator.

Wakapolres Karawang, Andriyanto, turun langsung memimpin proses dialog antara perwakilan massa aksi dan pihak manajemen PT Pertiwi Lestari.

Upaya mediasi tersebut berjalan konstruktif dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Pihak terkait sepakat untuk menempuh jalur hukum dalam menangani dugaan kekerasan yang terjadi.

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk segera mengurus perizinan resmi terkait pemasangan kabel optik di wilayah desa.

Halaman Selanjutnya
img_title