Ciri-Ciri Air Sumur yang Sehat dan Aman Digunakan di Rumah
Purwasuka – Air sumur atau air tanah masih menjadi salah satu sumber utama air bersih yang banyak digunakan masyarakat, baik untuk kebutuhan mandi, mencuci, hingga minum sehari-hari.
Namun, tidak semua air sumur aman untuk dikonsumsi. Jika kualitasnya buruk, air tanah bisa menjadi sarang bakteri dan menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya diare.
Agar lebih aman, mari kita kenali ciri-ciri air sumur yang sehat dan layak digunakan di rumah.
1. Jernih
Air sumur yang sehat biasanya tampak jernih. Jika air terlihat keruh, kemungkinan besar sudah tercemar lumpur atau kotoran sehingga tidak layak untuk diminum. Namun, perlu diingat bahwa air jernih belum tentu sepenuhnya bersih, sehingga tetap perlu diuji kualitasnya lebih lanjut.
2. Tidak Berwarna
Air sumur seharusnya tidak memiliki warna. Jika air tampak kuning, kecokelatan, atau kehijauan, itu menandakan adanya pencemaran yang berbahaya bagi kesehatan.
3. Rasanya Tawar
Air minum yang baik seharusnya terasa tawar. Jika air sumur terasa aneh, pahit, atau berbau logam saat dicicipi, itu tanda adanya polutan yang mencemari air.
4. pH Netral
Tingkat keasaman (pH) air sumur yang sehat berada di angka netral, yaitu sekitar 6,5–7,5. Air dengan pH terlalu asam atau terlalu basa dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
5. Bebas Zat Kimia Berbahaya
Air sumur bisa tercemar zat kimia, terutama jika berada di sekitar kawasan industri atau perkotaan. Zat berbahaya seperti arsenik, merkuri, amonia, dan timbal dapat membahayakan tubuh. Untuk memastikannya, gunakan water test kit yang mudah ditemukan di pasaran.
6. Tingkat Kesadahan Rendah
Kesadahan air dipengaruhi kandungan logam berat seperti kalsium, magnesium, mangan, atau besi. Air dengan kesadahan tinggi biasanya sulit berbusa saat dicampur sabun dan kadang berbau anyir. Air sumur yang sehat memiliki tingkat kesadahan rendah.
7. Tidak Mengandung Bakteri Berbahaya
Bakteri seperti E. coli sering ditemukan pada air sumur yang tercemar. Jika dikonsumsi, bakteri ini bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti diare, tifus, hepatitis, hingga kolera. Oleh karena itu, penting untuk memastikan air sumur bebas dari kontaminasi bakteri.