Asep Saeful Hidayat Dijagokan PNS Berkat Rekor WTP & Skema Baru Bupati, Berikut 10 Peserta Seleksi Terbuka Sekda Subang
- Yugo/Purwasuka Viva
Purwasuka – Bursa seleksi terbuka (open bidding) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang tahun 2026 semakin menarik perhatian publik.
Di tengah daftar kandidat eselon II yang bersaing ketat, nama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang, Asep Saeful Hidayat, S.Si., M.Ak., mencuat dan paling dijagokan oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Subang.
Dukungan kuat dari kalangan birokrat bukan tanpa alasan. Asep Saeful Hidayat dikenal sebagai pejabat bertangan dingin yang memiliki rekam jejak gemilang dalam tata kelola keuangan daerah.
Di bawah kepemimpinannya di BKAD, Kabupaten Subang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara berturut-turut—total sebanyak 8 kali pencapaian WTP.
Pria kelahiran Subang yang hobi berolahraga ini memiliki pencapaian kinerja yang sangat konsisten. Berdasarkan data riwayat jabatan, ia telah mendedikasikan dirinya di Pemkab Subang selama puluhan tahun, mulai dari Bappeda (1998–2016), Dispenda/BKAD (2016–2026), hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala BKAD sejak tahun 2021 hingga saat ini.
Selain itu, ia juga menorehkan prestasi tingkat nasional sebagai Pembicara Rakornis AKN V BPK RI 2024 serta Peserta Workshop Terbaik Pertama Nasional Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah 2026. Peluang Asep Saeful Hidayat dalam seleksi kali ini semakin diperhitungkan menyusul terobosan baru yang digagas oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita.
Bupati belum lama ini mengumumkan pengubahan skema seleksi Sekda Subang 2026 menjadi lebih transparan dengan melibatkan Kepala OPD, Kepala Bagian, dan para Camat untuk ikut memberikan penilaian serta suara dalam memilih calon Sekda.
"Skema baru ini diharapkan mampu melahirkan sosok Sekda yang tidak hanya cakap secara birokrasi, tetapi juga kuat dalam koordinasi serta kolaborasi antarperangkat daerah," ujar Bupati Subang, Selasa (1/9/2026).
Kebijakan ini dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi Asep. Selama memimpin BKAD, ia kerap berkoordinasi secara langsung dengan seluruh kecamatan, OPD, dan jajaran birokrasi. Kedekatan dan rekam jejak koordinasi yang terjalin erat membuat posisinya sangat diuntungkan dalam skema penilaian partisipatif tersebut.