Satlantas Polres Subang Imbau Waspada Aquaplaning Saat Hujan

Petugas Satlantas Polres Subang mengimbau pengendara untuk waspada aquaplaning saat hujan di jalan raya.
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Purwasuka – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Subang mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah meningkatnya curah hujan di wilayah Kabupaten Subang.

img_title Srikandi Cantik Tagana Subang: Ketangguhan Neni Afriliyani di Garis Depan Kebencanaan

Imbauan ini menitikberatkan pada bahaya waspada aquaplaning Subang, yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, terutama di jalan yang tergenang air.

Kapolres Subang melalui Kasat Lantas AKP M. Hardian Andrianto menjelaskan bahwa aquaplaning adalah kondisi ketika ban kendaraan tidak mampu mencengkeram permukaan jalan karena adanya lapisan air.

img_title Srikandi Cantik Tagana Subang: Ketangguhan Neni Afriliyani di Garis Depan Kebencanaan

Akibatnya, kendaraan dapat kehilangan kendali dan berpotensi tergelincir, terutama pada kecepatan tinggi.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbahaya jika tidak diantisipasi dengan baik oleh pengendara. Oleh karena itu, kesadaran untuk waspada aquaplaning Subang harus ditingkatkan, khususnya saat melintasi ruas jalan yang rawan genangan.

img_title BULOG Subang Salurkan Banpang untuk 277.954 penerima bantuan, Pengecekan Kualitas Dilakukan

“Pengendara perlu lebih berhati-hati ketika hujan turun. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” ujar AKP M. Hardian.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara, Satlantas Polres Subang juga membagikan sejumlah langkah pencegahan yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Pertama, pengemudi diminta untuk mengurangi kecepatan secara signifikan saat hujan, sehingga ban tetap memiliki daya cengkeram optimal pada aspal.

Kedua, kondisi ban kendaraan harus selalu diperiksa. Ban yang sudah aus atau botak sangat rentan menyebabkan aquaplaning.

Oleh karena itu, memastikan alur ban masih dalam kondisi baik menjadi langkah penting dalam waspada aquaplaning Subang.

Ketiga, pengendara diimbau untuk menghindari pengereman mendadak. Pengereman secara tiba-tiba dapat memperbesar risiko kehilangan kendali, terutama saat jalan licin. Sebaiknya, lakukan pengereman secara perlahan dan bertahap.

Selain itu, penggunaan lampu utama saat hujan juga sangat dianjurkan. Hal ini bertujuan agar kendaraan tetap terlihat oleh pengguna jalan lainnya, sehingga dapat mengurangi potensi kecelakaan.

Bagi pengendara sepeda motor, perhatian ekstra juga diperlukan. Satlantas menyarankan penggunaan helm dengan kaca bening agar visibilitas tetap terjaga. Selain itu, jas hujan yang digunakan sebaiknya tidak mengganggu pergerakan saat berkendara.

Jika hujan turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, pengendara dianjurkan untuk menepi sementara di tempat yang aman. Memaksakan perjalanan dalam kondisi cuaca ekstrem justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Halaman Selanjutnya
img_title