Agrinas Borong 105 Ribu Kendaraan Produksi India untuk Kopdes Merah Putih, DKUPP Subang: Belum Ada Arahan
Purwasuka – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mengunci kontrak jumbo pengadaan lebih dari 105.000 kendaraan dengan dua raksasa otomotif India, yakni Mahindra dan Tata Motors. Rinciannya, 35.000 unit Scorpio Pick-Up dari Mahindra serta 70.000 unit dari Tata Motors yang terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck, dengan nilai total pengadaan mencapai Rp24,66 triliun.
Kendaraan pikap tersebut ditujukan untuk penguatan konektivitas pedesaan, distribusi hasil panen, serta ketahanan ekonomi desa dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Di Kabupaten Subang, banyak pengurus KDKMP yang menginginkan kendaraan jenis mobil pikap tersebut segera disalurkan. Salah satunya Indra. Ia berharap kendaraan operasional itu segera didistribusikan.
"Guna mendukung program KDKMP, seharusnya segera didistribusikan," ujarnya kepada Purwasuka Viva, Sabtu (21/2/2026).
Namun, pihak Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Subang menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada arahan dan petunjuk pelaksanaan terkait pengalokasian kendaraan operasional KDKMP tersebut.
"Sampai saat ini kami belum ada arahan apakah melalui DKUPP atau oleh Agrinas dan TNI untuk penyerahan kendaraan operasionalnya, termasuk waktu pelaksanaannya," kata Kepala Bidang Koperasi DKUPP Subang, H. Deden Almansur.
Deden melanjutkan, KDKMP di Kabupaten Subang tercatat sebanyak 253 koperasi yang sudah terbentuk. Dari jumlah tersebut, 40 koperasi sudah beroperasi, seperti KDKMP Desa Tanjungwangi, Cidahu, Cidadap, Rawalele, dan lainnya.
Pengadaan kendaraan pikap oleh pemerintah pusat tentu menjadi angin segar bagi para pengurus KDKMP. Deden menyatakan bahwa alat pendukung operasional tersebut akan disambut baik oleh pengurus koperasi.
"Akan menjadi angin segar bagi mereka (pengurus koperasi). Namun, sampai saat ini kami belum menerima juklak dan juknisnya," jelasnya.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan bahwa pengadaan pikap tersebut memang diperuntukkan bagi Koperasi Desa Merah Putih. Ia menyebut sebagian unit kendaraan utuh sudah tiba di Indonesia, meski belum merinci jumlahnya.
Ia juga memastikan varian yang digunakan adalah tipe single cabin dengan konfigurasi satu kursi pengemudi dan satu kursi penumpang. Pilihan ini menegaskan orientasi kendaraan sebagai alat kerja logistik, bukan kendaraan penumpang.