Dada Terbakar dan Sesak Nafas di Malam Hari? Waspada Gejala GERD Ini

Ilustrasi gerd
Sumber :
  • Pinterest

Purwasuka – Pernahkah kamu terbangun tengah malam karena merasa dada terbakar dan sesak nafas? Jangan langsung panik mengira itu serangan jantung, bisa jadi kamu mengalami GERD.

img_title Asam Lambung Kambuh Terus Ini 10 Kebiasaan Sehari Hari yang Diam Diam Jadi Biang Masalah

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi dimana asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala ini sering disalahartikan sebagai penyakit jantung karena gejalanya yang mirip.

Banyak pasien datang ke dokter dengan keluhan nyeri dada yang menakutkan. Mereka khawatir mengalami serangan jantung, padahal penyebabnya adalah asam lambung yang naik.

img_title Vape Terlihat Modern Tapi Diam-Diam Menggerogoti Paru, Jantung, dan Otak Penggunanya

Seperti yang disampaikan dr. Mellisa, Sp.PD dalam channel YouTube DRV Channel, berikut gejala dan cara mengatasi GERD.

Gejala Utama GERD

img_title Sihir Tenang: Cara Ampuh Jinakkan Asam Lambung Kambuh karena Pikiran!

Heartburn atau rasa terbakar di dada adalah gejala paling umum. Keluhan ini sering muncul bersamaan dengan sesak nafas, terutama di malam hari.

Gejala Lainnya

Nyeri dada yang sering dikira penyakit jantung, tenggorokan mengganjal, suara serak, dan batuk. Gejala biasanya memburuk saat berbaring atau setelah makan.

Orang dengan berat badan berlebih dan penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi. Keterlambatan pengosongan lambung membuat makanan bertahan lebih lama sehingga tekanan meningkat.

Cara Pencegahan

Jaga pola makan dengan menghindari makanan berlemak, bersantan, dan gorengan. Hindari juga minuman manis, beralkohol, bersoda, serta makanan asam dan pedas.

Jangan makan besar menjelang tidur - beri jeda minimal 3 jam sebelum berbaring. Tidur dengan bantal agak tinggi dan miring ke kiri untuk mengurangi refluks.

Pengendalian stres juga sangat penting karena bisa memicu gejala GERD. Belajar meditasi dan olahraga teratur dapat membantu mengurangi kekambuhan.

Gaya hidup sehat dengan pola makan teratur dan menghindari makanan pemicu adalah kunci utama. Jika gejala terus mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasi ke dokter untuk mendapat terapi medis yang tepat.