Tanda Awal Kanker Kulit yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat!

Ilustrasi kanker kulit
Sumber :
  • Pinterest

Purwasuka – Kanker kulit merupakan salah satu kanker paling sering ditemukan di dunia. Berita baiknya, kanker kulit bisa dideteksi dan dicegah sejak dini jika kita tahu caranya.

img_title Kemenag Karawang Perkuat Deteksi Dini Konflik Lewat Bimtek EWS Si-RUKUN

Banyak orang mengabaikan perubahan kecil pada kulit mereka. Padahal deteksi dini sangat penting untuk kesembuhan kanker kulit yang optimal.

Ketidaktahuan tentang gejala kanker kulit membuat banyak kasus terlambat ditangani. Spesialis dermatologi dr. Nana Novia, menjelaskan cara mengenali dan mencegah kanker kulit.

img_title Resep Kacang Telur Renyah dan Kacang Goreng Pedas Gurih, Tahan Lama dan Mudah Dibuat

Pencegahan kanker kulit sebenarnya mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Yang paling penting adalah perlindungan dari paparan sinar UV berlebihan.

Jenis dan Penyebab Kanker Kulit

img_title Resep Kue Pisang Kukus Tepung Beras yang Lembut dan Legit buat Lebaran

Kanker kulit terjadi saat sel-sel kulit tumbuh abnormal dan tidak terkendali. 3 jenis tersering yaitu basal cell carcinoma, squamous cell carcinoma, dan melanoma yang paling berbahaya.

Paparan sinar UV berlebihan dan penggunaan alat tanning jadi penyebab utama. Paparan tanpa perlindungan merusak DNA sel kulit dan menyebabkan perubahan sel.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

1. Benjolan atau Bercak

Kanker kulit bisa berupa benjolan atau bercak yang berubah warna dan membesar. Perhatikan perubahan bentuk, ukuran, atau warna pada kulit.

2. Luka Tidak Kunjung Sembuh

Luka yang tidak sembuh dalam waktu normal bisa jadi tanda kanker kulit. Segera periksakan jika ada luka yang tidak membaik setelah perawatan.

3. Tahi Lalat Berubah Cepat

Tahi lalat yang tiba-tiba membesar, gatal, atau perih perlu dicurigai. Perubahan mendadak pada tahi lalat bisa menandakan keganasan.

Cara Mencegah Kanker Kulit

1. Gunakan Sunscreen SPF Minimal 30

Sunscreen dengan SPF minimal 30 wajib digunakan setiap hari. Aplikasikan ulang setiap 2 jam terutama saat beraktivitas outdoor.

2. Hindari Paparan Sinar Matahari Jam 10.00-16.00

Sinar matahari paling berbahaya antara jam 10.00 pagi hingga 16.00 sore. Batasi aktivitas outdoor pada jam-jam tersebut atau gunakan perlindungan ekstra.

3. Gunakan Pelindung Fisik

Pakaian, topi, dan kacamata saat berada di luar ruangan sangat penting. Pelindung fisik memberikan perlindungan tambahan dari sinar UV.

4. Pemeriksaan Rutin ke Dokter Kulit

Periksakan kulit secara rutin jika ada gejala mencurigakan. "Semakin cepat kita tahu, maka tentunya semakin besar peluang untuk sembuh," tegas dr. Nana.

Halaman Selanjutnya
img_title