Tips Menanam Padi Agar Lebat dan Berbunga, Simpel Banget tapi Hasil Maksimal!
Purwasuka – Vivanians, menanam padi di masa sekarang merupakan bisa jadi tabungan yang menguntungkan di masa yang akan datang.Â
Pasalnya, padi yang nantinya akan diolah menjadi beras kemudian menjadi nasi, merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia.Â
Oleh karena itu, dijamin menanam padi yang sukses bisa memberikan keuntungan yang fantastis bagi siapapun.Â
Berikut tips menanam padi agar lebat dan berbunga, simpel banget tapi hasilnya maksimal:
1. Persiapan Awal dan Pindah Tanam
Penyemaian Benih: Benih disemai dan siap dipindahkan ke lahan tanam pada usia 17 hingga 21 hari. Waktu ideal ini disesuaikan dengan kondisi cuaca, di mana pindah tanam bisa dilakukan lebih cepat pada musim hujan.
Kondisi Lahan: Pastikan lahan tidak tergenang air terlalu banyak agar bibit padi dapat beradaptasi dengan baik.
2. Fase Vegetatif (Pertumbuhan)
Pemupukan Pertama (Minggu ke-1 hingga ke-2): Pemberian pupuk pertama sangat krusial saat padi mulai "terbangun" setelah pindah tanam.
Jenis Pupuk: Kombinasi pupuk Urea dan Ponska dengan perbandingan 2:1.
Tujuan: Mempercepat pertumbuhan dan memperbanyak anakan.
Pemupukan Tambahan (Minggu ke-3): Berikan nutrisi tambahan melalui pupuk daun.
Jenis Pupuk: Contohnya Ultradap atau merek dagang lain yang sesuai dengan kondisi tanaman.
Tujuan: Mendorong pertumbuhan anakan lebih cepat. Pupuk ini bisa dicampur dengan insektisida atau fungisida jika diperlukan.
Pengendalian Gulma (Usia 30 hari): Lakukan penyemprotan herbisida selektif untuk membasmi rumput liar yang mulai tumbuh subur, sebelum dilakukan pemupukan kedua.
Pemupukan Kedua (Usia 35-40 hari): Ini adalah pemupukan terakhir pada fase vegetatif.
Jenis Pupuk: Perbandingan Urea dan Ponska 1:1. Jumlah pupuk bisa dikurangi dari pemupukan pertama.
3. Fase Generatif (Pembungaan dan Pengisian Bulir)
Pemupukan Fase Generatif (Usia 60 hari ke atas): Saat padi mulai "hamil" atau muncul malai, berikan pupuk khusus fase generatif.
Jenis Pupuk: Pilihan populer termasuk Bom Padi, Padifit, atau MKP.
Tujuan: Memastikan bulir padi terisi penuh dan berkualitas.
Pengendalian Hama dan Jamur: Pada usia 70-80 hari, padi sangat rentan terhadap serangan hama seperti wereng dan walang sangit, serta jamur.
Penyemprotan: Lakukan penyemprotan insektisida dan fungisida secara rutin untuk melindungi tanaman.