Sawi Sendok Alias Pakcoy Makin Laris, Yuk Tanam Sendiri di Rumah Pakai Polybag!
- Youtube
Purwasuka – Pakcoy atau sawi sendok jadi primadona di pasar sayuran. Harganya yang lumayan tinggi bikin banyak orang tertarik menanam sendiri di polybag.
Tanaman sayuran sawi-sawian ini ternyata sangat mudah dibudidayakan di rumah. Dengan polybag berukuran 10x20 cm saja, kamu sudah bisa panen pakcoy segar.
Informasi ini diringkas langsung dari channel YouTube Tanam Menanam yang sudah membuktikan cara menanam pakcoy. Sayuran bergizi tinggi ini bisa tumbuh subur dalam polybag kecil.
Menanam pakcoy harus memperhatikan media tanam yang tepat dan sinar matahari yang cukup. Tanaman ini sangat sensitif terhadap kekurangan cahaya.
Cara Menanam Pakcoy:
1. Buat media semai
Campurkan tanah dan kompos perbandingan 1:1, aduk rata, basahi dengan air.
Media semai yang baik akan menentukan kualitas bibit pakcoy. Pastikan campuran benar-benar tercampur merata dan tidak terlalu becek.
2. Tabur benih
Ambil benih secukupnya, tabur di media semai dengan jarak yang cukup, tutup tipis dengan media.
Jarak antar benih sangat penting untuk mencegah persaingan nutrisi. Benih yang terlalu rapat akan menghasilkan bibit kurus dan lemah.
3. Siapkan media tanam
Campurkan tanah, kompos, sekam mentah, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1:1.
Komposisi media tanam ini sudah teruji memberikan drainase yang baik. Arang sekam berfungsi menjaga kelembaban sekaligus mencegah busuk akar.
4. Pindah tanam
Setelah 12-15 hari, pindahkan bibit ke polybag 10x20 cm dengan hati-hati.
Proses pemindahan harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Akar pakcoy yang patah akan menghambat pertumbuhan tanaman.
5. Perawatan intensif
Siram 2 kali sehari, beri pupuk NPK 16-16-16 setiap 5 hari sekali.
Penyiraman rutin sangat penting untuk menjaga kelembaban media. Tanaman pakcoy tidak tahan dengan kondisi media yang kering.
Penempatan polybag di lokasi yang terkena sinar matahari langsung sangat penting. Kekurangan sinar matahari akan membuat daun menguning dan batang memanjang tidak normal.
Pemangkasan daun bagian bawah perlu dilakukan secara berkala. Daun tua atau yang terkena hama sebaiknya dibuang untuk mencegah penularan.
Tips Tambahan:
- Manfaatkan air bekas cucian beras untuk nutrisi tambahan.