Cara Pindahkan Tabaman Cangkok ke Pot Agar Tidak Mati, Mudah Banget!
- Youtube
Purwasuka – Memindahkan tanaman cangkok ke pot memang gampang-gampang susah. Banyak orang yang gagal karena tanaman jadi layu atau bahkan mati setelah dipindah.
Untung saja ada cara anti gagal yang bisa bikin tanaman cangkok tetap hidup dan tumbuh subur di pot. Mulai dari pemilihan pot, media tanam, hingga cara penopangan yang benar.
Yang paling penting, jangan langsung menyiram cangkokan setelah dipindah agar tidak mati. Ada beberapa cara yang harus dilakukan dulu.
Persiapan Pot dan Media Tanam
1. Siapkan pot berukuran sekitar 20 cm diameter. Pastikan pot sudah ada lubang drainase di bagian bawah. Kalau belum ada, buat lubang tambahan agar air tidak mengendap.
2. Di bagian dasar pot, taruh pecahan bata atau kerikil. Tujuannya supaya air bisa mengalir dengan lancar dan tidak menggenang di dasar pot.
3. Isi pot dengan media tanam hingga setengah bagian. Media tanam yang bagus adalah campuran tanah, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1.
Cara Memindahkan Cangkokan
1. Buka plastik cangkok dengan hati-hati
Lepaskan ikatan plastik pembungkus cangkok secara perlahan. Jangan sampai merusak akar yang masih muda dan rapuh.
2. Letakkan cangkok di pot
Tempatkan cangkokan di tengah pot. Pastikan posisinya tepat di tengah agar pertumbuhan akar merata ke semua sisi.
3. Tambahkan media tanam
Isi sisa pot dengan media tanam sampai cangkokan tertimbun sempurna. Tekan perlahan agar media padat tapi tidak terlalu keras.
4. Pasang penopang sebelum disiram
Ini yang paling penting! Jangan dulu menyiram. Pasang penopang terlebih dahulu dengan cara mengikat batang ke tepi pot menggunakan kawat atau tali.
Perawatan Setelah Pindah Tanam
1. Setelah penopang terpasang dengan kokoh, baru siram cangkokan sampai basah merata. Penyiraman pertama boleh banyak-banyak sampai air keluar dari lubang drainase.
2. Letakkan pot di tempat teduh selama 2-3 minggu pertama. Hindari sinar matahari langsung karena tanaman masih dalam masa adaptasi.
3. Untuk penyiraman selanjutnya, lakukan 2 hari sekali. Jangan terlalu sering karena bisa bikin akar busuk, tapi jangan sampai kekeringan juga.
Tips Tambahan
- Gunakan kawat bonsai untuk penopang yang lebih kuat.
- Kalau tidak ada kawat, bisa pakai tali plastik yang diikat ke pot.
- Jangan memindahkan ke tempat berangin sampai akar kuat.
- Periksa kelembaban tanah dengan menusuk jari ke media tanam.
- Kalau daun mulai layu, tambahkan naungan dari daun pisang.
Memindahkan cangkok ke pot agar tidak mati sebenarnya mudah. Dengan cara yang benar, tanaman cangkok bisa tumbuh subur di pot dan anti gagal.