Tips Merawat Tanaman Hias Media Air Agar Tidak Mati, Auto Tetap Segar dan Hijau Sepanjang Masa!
Purwasuka – Vivanians, nyatanya merawat tanaman hias media air tidak bisa dilakukan secara asal-asalan.Â
Pasalnya, jika perawatan tanaman hias media air dilakukan secara asal-asalan, bisa menyebabkan tanaman hias mudah mati dan tidak hijau lagi.Â
Oleh karena itu, buat Anda yang sedang merawat tanaman hias media air, memeliharanya dengan sebaik mungkin, merupakan sebuah keharusan.Â
Tidak usah bingung-bingung memikirkan bagaimana caranya merawat tanaman hias media air setelah membaca artikel ini.Â
Nah, dilansir VIVA Purwasuka dari YouTube @sofiazaidchannel, berikut tips merawat tanaman hias media air agar tidak mati:Â
1. Pilih Tanaman yang Tepat
Tidak semua tanaman cocok hidup di air, terdapat beberapa tanaman yang tidak cocok hidup di air.
Beberapa jenis yang populer dan mudah beradaptasi antara lain adalah Monstera (Janda Bolong), Anthurium, Philodendron, Lili Paris, Peace Lily, Bambu Hoki, Sirih Gading, Tulip, Aglonema, Lidah Buaya, Begonia, Hedera (Daun Ivy), Daun Mint, dan Sirih-sirihan.
2. Teknik Pemotongan Awal
Setelah memilih tanaman yang sesuai, potong batang tepat di bawah daun. Bagian ini secara alami memiliki hormon pertumbuhan yang aktif, mendukung keberhasilan adaptasi di media air.
3. Siapkan Wadah Ideal
Gunakan gelas atau wadah transparan lainnya yang cukup tinggi dengan mulut kuat. Wadah transparan memudahkan Anda memantau kondisi air. Pastikan wadah bersih untuk mencegah kontaminasi.
4. Perhatikan Intensitas Cahaya
Tempatkan tanaman di lokasi dengan cahaya tidak langsung namun tetap terang. Hindari area yang terlalu gelap atau terpapar sinar matahari langsung, karena dapat merusak akar.
5. Hindari Air Kran Mengandung Klorin
Jangan gunakan air ledeng jika mengandung klorin. Klorin dapat membakar dan merusak akar, meninggalkan noda pada wadah, serta memicu pertumbuhan alga.
Lebih baik gunakan air yang disaring atau air mineral kemasan untuk hasil terbaik.
6. Tambahkan Elemen Penunjang
Letakkan potongan arang kecil atau kerikil di dasar wadah. Ini akan membantu menyaring air, mencegah penumpukan jamur atau alga, dan menjaga kebersihan.
7. Pantau dan Ganti Air Secara Rutin