7 Tips Menanam Bunga Matahari yang Baik dan Benar Supaya Tidak Gagal, Auto Panen Guys!
Purwasuka – Vivanians, siapa sih yang tidak kenal dengan yang namanya bunga matahari?Â
Iya betul, bunga matahari merupakan salah satu bunga yang sangat disukai oleh banyak orang karena tampilannya yang cerah dan elegan.Â
Nah, buat Anda yang hendak menanam bunga matahari, inilah 7 tips menanam bunga matahari supaya tidak gagal.Â
Dijamin bunga matahari yang Anda tanam bisa panen dalam waktu dekat dengan mengikuti 7 tips ini.Â
Nah, dilansir VIVA Purwasuka dari YouTube @freshingredients, berikut 7 tips menanam bunga matahari supaya tidak gagal:
1. Pemilihan Benih: Kunci Awal Kesuksesan
Â
Pilihlah benih lokal untuk hasil terbaik, terutama jika Anda seorang pemula. Benih impor seringkali mahal dan rentan kadaluarsa.
Jika memungkinkan, minta benih dari kerabat atau tetangga yang memiliki bunga matahari. Pastikan benih tidak kopong atau kosong di dalamnya untuk menjamin daya tumbuh.
2. Penyemaian Efektif dengan Sekam Bakar
Â
Gunakan tray semai dengan satu benih per lubang. Media tanam sekam bakar terbukti paling efektif untuk penyemaian bunga matahari karena murah, sangat poros, dan memudahkan benih berkecambah.
Letakkan benih di tempat teduh dan siram setiap hari. Dalam 10-14 hari, bibit siap dipindahkan.
3. Pemindahan dan Perawatan Lanjutan
Â
Setelah 10-14 hari, pindahkan bibit ke pot yang lebih besar (minimal diameter 20 cm) atau langsung ke tanah.
Pertumbuhan akar bunga matahari sangat cepat, sehingga pot kecil akan menghambat perkembangan.
Jika menanam di pot, disarankan mengikat batang bunga ke tiang atau pagar saat sudah tinggi untuk mencegah tumbang akibat angin.
4. Media Tanam dan Nutrisi Optimal
Â
Untuk penanaman di pot, gunakan campuran media tanam instan, sekam bakar, pupuk kandang, dan tanah liat.
Ingat, bunga matahari sangat menyerap unsur hara, sehingga media tanam akan cepat mengering setelah masa panen.
5. Penyiraman dan Pemupukan Rutin
Â
Siram bunga matahari satu hingga dua kali sehari, tergantung intensitas matahari. Meskipun tahan layu, jangan biarkan bunga terlalu kering agar pertumbuhannya tetap sehat.
Untuk pemupukan susulan, gunakan pupuk NPK sekitar seminggu setelah pindah tanam, dengan dosis seperempat sendok teh seminggu sekali, diikuti dengan penyiraman.