Persib Tetap Puncak Klasemen, Bojan Hodak Minta Tim Fokus Jelang Lawan Arema FC
- Purwasuka Viva/Persib
Purwasuka – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meminta anak asuhnya menjaga ketenangan dan fokus menghadapi sisa musim kompetisi Super League 2025/26.
Pesan tersebut disampaikan setelah Persib bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 di Stadion Internasional Banten, Serang, Senin (20/4/2026).
Hasil seri itu membuat Persib hanya membawa pulang satu poin.
Meski demikian, tim berjuluk Pangeran Biru masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 65 poin. Mereka unggul dua angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.
"Pada akhirnya, kami harus tenang dan fokus terhadap permainan yang kami miliki," kata Hodak.
Situasi ini dinilai masih cukup menguntungkan bagi Persib dalam perburuan gelar musim ini.
Namun, Hodak menegaskan pentingnya konsistensi permainan dan mental tim agar tetap stabil di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat.
Fokus Laga Kandang di GBLA
Persib selanjutnya akan menghadapi Arema FC pada pekan ke-29. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026).
Hodak berharap dukungan penuh suporter tuan rumah dapat menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut.
Atmosfer stadion yang padat penonton diyakini mampu memberi energi tambahan bagi para pemain.
"Di stadion kami (Stadion Gelora Bandung Lautan Api), terutama jika terisi penuh, menjadi hal yang tidak mudah bagi lawan untuk bermain. Jadi, di sana (GBLA) jugalah kami akan mendapat tenaga tambahan," pungkasnya.
Pertandingan melawan Arema FC diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki sejarah rivalitas panjang di kompetisi domestik.
Persib menargetkan kemenangan untuk menjaga jarak di papan atas klasemen.
Larangan Suporter Tamu Ditegaskan
Menjelang laga tersebut, manajemen Persib kembali menegaskan aturan larangan kehadiran suporter tim tamu.
Kebijakan ini merujuk pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/26.
Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa selama masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan tidak diperkenankan dihadiri suporter klub tamu.
Jika terjadi pelanggaran, klub terkait akan bertanggung jawab penuh atas konsekuensinya.
Head of Communications Persib, Adhi Pratama, menegaskan komitmen klub dalam menjalankan aturan tersebut demi kelancaran kompetisi.