Ranking AFC Melejit Drastis, Indonesia Terbang 7 Tangga Berkat Persib dan Dewa United

persib bandung
Sumber :
  • persib

Purwasuka – Kabar membanggakan datang untuk sepak bola nasional setelah Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC merilis pembaruan ranking Indonesia klub antarnegara di kawasan Asia.

img_title Jadwal Persib ACC 2026/2027: Maung Bandung Awali Laga Lawan Port FC di Bangkok

Indonesia melonjak tujuh posisi dan kini duduk di urutan ke-18 berkat performa konsisten wakilnya di kompetisi antarklub Asia musim ini.

Lonjakan itu bukan angka kosong karena dihitung dari kiprah klub pada tiga ajang utama, yakni AFC Champions League Elite, AFC Champions League Two, dan AFC Challenge League.

img_title Persib Vs Manila Digger di ACL Two 2026, Maung Bandung Bidik Langkah Besar di Asia

Penilaian memakai akumulasi delapan musim terakhir dengan bobot terbesar diberikan pada musim berjalan sehingga hasil terbaru sangat menentukan posisi.

Arab Saudi masih kokoh di puncak daftar disusul Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab yang stabil menjaga dominasi mereka.

img_title Persib Resmi Tunjuk Igor Tolic sebagai Pelatih Kepala Musim 2026/2027

Empat negara itu belum tergeser dalam dua musim terakhir karena konsistensi klub mereka menembus fase gugur dan meraih poin tinggi.

Indonesia justru menjadi negara dengan peningkatan paling signifikan di antara seluruh anggota asosiasi AFC.

Dari posisi ke-25, Indonesia melesat ke peringkat 18 setelah menambah lebih dari sepuluh poin hingga total 26,299 poin.

Kontribusi besar datang dari kiprah impresif Persib Bandung yang mampu memuncaki grup di ACL Two.

Dewa United juga tampil solid sepanjang fase grup AFC Challenge League dan menyumbang poin krusial bagi koefisien nasional.

Perjalanan dua klub itu memberi efek berantai karena setiap kemenangan dan hasil imbang dihitung dalam rasio poin federasi.

Semakin jauh langkah klub di Asia, semakin besar pula nilai yang dikumpulkan untuk memperbaiki posisi negara.

Kenaikan ini membuat Indonesia melampaui sejumlah negara seperti Turkmenistan, Hong Kong, Kuwait, Kamboja, Tajikistan, India, dan Lebanon.

Sebaliknya, India harus turun beberapa tingkat setelah performa klubnya merosot dan ada yang memilih mundur dari kompetisi.

Bagi pecinta sepak bola tanah air, capaian ini terasa seperti hadiah atas kesabaran mendukung klub lokal bersaing di level Asia.

Kerja keras pemain, pelatih, dan manajemen perlahan mengubah pandangan bahwa klub Indonesia hanya sekadar pelengkap.

Peningkatan peringkat juga membawa dampak nyata bagi musim mendatang di pentas Asia.

Halaman Selanjutnya
img_title