Perlinsos Digital Meluncur 10 November 2026, Cek Link Resmi, Jenis Bansos dan Cara Daftarnya
- Purwasuka Viva/Kemensos
Purwasuka – Pemerintah bersiap menerapkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital secara nasional mulai 10 November 2026. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mendaftarkan diri, mengajukan bantuan, hingga memantau proses penyaluran bansos secara digital.
Kehadiran sistem baru tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama keluarga yang berharap mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Pasalnya, proses pendataan dan verifikasi penerima bantuan akan terintegrasi melalui infrastruktur digital antarkementerian dan lembaga.
Sebelum diterapkan secara nasional, pemerintah telah melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan sistem mampu melayani jutaan keluarga. Hasil pengujian menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi.
Mengutip laporan ANTARA, Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Yessi Arnaz Ferari, menyampaikan bahwa sistem Perlinsos Digital pernah diakses hingga 600.000 kepala keluarga (KK) dalam satu hari.
Sementara itu, data hingga 28 Oktober 2026 mencatat sebanyak 15,7 juta KK telah terdaftar. Jumlah tersebut setara dengan 16,42 persen dari target pendaftaran nasional. Rata-rata pendaftar selama Oktober juga mencapai 382.000 KK setiap hari.
Pemerintah menargetkan layanan ini dapat menjangkau sekitar 50 juta KK ketika implementasi nasional dimulai.
Perlinsos Digital Diklaim Pangkas Waktu Penyaluran Bansos
Salah satu perubahan yang diharapkan dari penerapan Perlinsos Digital adalah proses pelayanan bantuan sosial yang lebih cepat.
Menurut Yessi, sistem digital yang terintegrasi dapat memangkas proses yang sebelumnya membutuhkan waktu cukup panjang.
Jika sebelumnya proses penyaluran bansos dapat menghabiskan waktu sekitar 75 hingga 200 hari, melalui sistem baru tersebut prosesnya ditargetkan berlangsung antara satu menit hingga enam jam.
Percepatan ini didukung Digital Public Infrastructure (DPI), yakni infrastruktur publik digital yang menghubungkan layanan dan pertukaran data pemerintah.
Salah satu komponen pentingnya adalah Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) yang dikembangkan Kemkomdigi. Teknologi tersebut memungkinkan pertukaran informasi antarinstansi untuk mendukung proses pemeriksaan dan validasi data tanpa harus memindahkan seluruh basis data masing-masing lembaga.
Dengan mekanisme tersebut, pemerintah berharap proses pendataan penerima bantuan menjadi lebih terintegrasi, transparan, dan tepat sasaran.
Dua Jenis Bansos yang Dilayani Perlinsos Digital
Berdasarkan informasi pada Portal Perlinsos Kemensos, terdapat dua program bantuan utama yang dapat diajukan masyarakat melalui layanan tersebut, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).