Sudah Tidur Cukup Tapi Masih Capek Terus? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi!
- Youtube
Purwasuka – Pernah merasa sudah cukup tidur dan makan teratur tapi tetap capek sepanjang hari? Kondisi lelah kronis ini bisa jadi tanda tubuh sedang menghadapi masalah.
Banyak orang mengalami kelelahan tanpa penyakit yang jelas. Mereka sudah berobat ke dokter, hasil lab normal, tapi tetap merasa lemas dan tidak bertenaga.
Dilansir dari channel YouTube dr Ruli Rahadian, ada beberapa penyebab capek yang jarang dibicarakan dokter dan jarang disadari pasien.Â
1. Stres Tersembunyi
Banyak orang tidak menyadari dirinya stres. "Kata kuncinya itu biasanya kalau pasien berobat itu ya misalkan konsultasi itu kata-katanya, 'Dok, saya enggak ada stres,'" ungkap dr Ruli. Padahal tubuh tidak bisa bohong dengan gejala seperti jantung berdebar, napas cepat, dan susah tidur.
2. Gula Darah Tidak Stabil
Naik turunnya gula darah dengan cepat membuat energi drop tiba-tiba. Gejalanya ngantuk setelah makan, cepat marah, dan pengin ngemil manis terus.
3. Peradangan Kronis
Makanan tinggi gula dan yang diawetkan menyebabkan peradangan ringan di seluruh tubuh. Energi terkuras untuk memadamkan peradangan ini, makanya tubuh terasa capek terus.
4. Tidur Tidak Berkualitas
Tidur 8 jam belum tentu cukup kalau kualitasnya buruk. Tidur yang sering terbangun atau susah masuk tidur merusak irama sirkadian dan proses pemulihan sel.
5. Kekurangan Nutrisi
Kurang zat besi, vitamin B12, vitamin D, atau magnesium membuat tubuh lemas. Stres juga mengganggu penyerapan nutrisi walaupun makanan sudah sehat.
6. Infeksi Kronis
Sistem imun yang terus bekerja melawan infeksi menghabiskan banyak energi. Contohnya sinusitis, sakit gigi, atau infeksi jamur yang tidak sembuh-sembuh.
7. Burnout atau Jenuh
"Ketika kita stres, banyak pikiran itu cenderung gerakannya lebih sedikit yaitu jadi otot dan mitokondria ya itu jadi tidak aktif yaitu jadi energinya kurang," jelas dr Ruli. Jenuh terhadap pekerjaan atau situasi hidup menyebabkan kelelahan fisik dan mental.
Mengatasi kelelahan kronis butuh pendekatan menyeluruh. Bukan hanya istirahat cukup, tapi juga mengelola stres dan memperbaiki kualitas hidup.
Jangan anggap remeh rasa capek yang berkepanjangan. Dengarkan sinyal tubuh dan perbaiki pola hidup mulai dari mengelola stres, makan bergizi, tidur berkualitas, dan olahraga teratur.