Bukan Karena Gula Berlebih, Diabetes Tipe Baru Ini Justru Karena Kurang Gizi

Cek gula darah
Sumber :
  • Pinterest

Purwasuka – Dunia medis baru saja mengakui jenis diabetes baru yang disebut diabetes melitus tipe 5. Berbeda dengan diabetes lainnya, penyakit ini justru disebabkan oleh kekurangan gizi kronik.

img_title Ginjal Gak Sanggup Lagi! 5 Makanan Penyelamat Biar Kondisi Tubuh Gak Rawan Mampet Mendadak

Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan diabetes tipe 2 yang disebabkan konsumsi gula berlebih. Diabetes tipe 5 terjadi karena malnutrisi yang berlangsung sejak masa anak-anak.

Penyakit ini banyak ditemukan di negara berkembang dan daerah dengan akses makanan terbatas. Indonesia sebagai negara Asia juga memiliki risiko tinggi untuk kasus ini.

Mari simak penjelasan lengkap tentang diabetes tipe 5 seperti yang disampaikan dr. Jeremia Immanuel Siregar SpPD dalam channel YouTube DRV Channel.

Apa Itu Diabetes Tipe 5?

Diabetes tipe 5 atau malnutrition related diabetes adalah jenis diabetes yang unik. Penyakit ini terjadi karena kerusakan pankreas akibat malnutrisi kronik sejak masa anak-anak.

Dr. Jeremia menjelaskan, "Diabetes tipe 5 itu yang secara medis disebut malnutrition related diabetes itu adalah jenis diabetes yang berbeda ya di mana itu terjadi karena kerusakan dari pankreas tapi disebabkan karena malnutrisi yang kronis ya dan itu bisa terjadi sejak masa anak-anak." 

Pankreas tidak berkembang dengan baik karena kekurangan protein dan kalori. Hal ini terjadi pada masa pertumbuhan sehingga mengganggu perkembangan organ vital.

Federasi Diabetes Internasional memperkirakan ada 20-25 juta penderita di dunia. Sebagian besar kasus ditemukan di Asia dan Afrika.

Siapa yang Berisiko Tinggi?

Remaja dan dewasa muda dengan berat badan rendah memiliki risiko tinggi. Mereka yang mengalami kurang gizi sejak kecil menjadi kelompok paling rentan.

Orang yang tinggal di daerah dengan akses makanan sehat terbatas juga berisiko. Keterbatasan pelayanan kesehatan menambah faktor risiko terjadinya kondisi ini.

Tanda-tanda malnutrisi sejak kecil dapat dilihat dari pertumbuhan yang terlambat. Perkembangan fisik dan kemampuan belajar yang lambat juga menjadi indikator.

Gejala Diabetes Tipe 5

Gejala diabetes tipe 5 mirip dengan diabetes melitus lainnya. Penderita sering merasa haus, lapar, dan sering buang air kecil terutama malam hari.

Berat badan turun meski sudah makan cukup menjadi gejala khas. Kesemutan dan luka yang sulit sembuh juga dapat terjadi.

Masalahnya, orang dengan malnutrisi memang sudah memiliki berat badan rendah. Ini membuat gejala awal sulit dideteksi dan sering diabaikan.

Pandangan kabur dan luka yang sulit sembuh menjadi tanda komplikasi. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan organ lanjutan.

Pencegahan dan Pengobatan

Pencegahan utama adalah memastikan anak mendapat gizi yang cukup sejak kecil. Protein dan kalori yang adequate sangat penting untuk perkembangan pankreas.

Akses makanan sehat dan pelayanan kesehatan yang memadai menjadi kunci pencegahan. Program gizi masyarakat perlu ditingkatkan untuk mengatasi masalah ini.

Pengobatan diabetes tipe 5 tidak berbeda jauh dengan diabetes lainnya. Kontrol gula darah dengan obat, diet sehat, dan olahraga tetap diperlukan.

Modifikasi gaya hidup menjadi yang paling penting dalam penanganan. Diet sehat dengan gizi seimbang dapat membantu menstabilkan gula darah.*