Milangkala Desa Dangdeur ke-43 Digelar di Pasar Sasagaran

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri Milangkala Desa Dangdeur ke-43 sekaligus satu tahun Pasar Sasagaran.
Sumber :
  • Purwasuka Viva/Humas Purwakarta

Kehadiran berbagai pertunjukan tersebut memperlihatkan bahwa perayaan hari jadi desa tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Seni dan budaya ditempatkan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

img_title Dias Rukmana Pimpin Golkar Purwakarta, Ujian Pertama Usai Musda: Satukan Kader dan Kejar 18 Kursi DPRD

Hal tersebut juga sejalan dengan aktivitas Galura Jomantara yang sebelumnya diberitakan menjadi wadah bagi anak muda Desa Dangdeur untuk mempelajari dan menjaga kesenian Sunda.

Ohang dan Ceu Popon Meriahkan Acara

img_title Polres Purwakarta Periksa Kesehatan Personel, Ini Tujuannya

Suasana perayaan semakin ramai dengan kehadiran sejumlah pengisi acara.

Penampilan Ohang dan Ceu Popon turut menghibur masyarakat yang datang ke kawasan Pasar Sasagaran. Perpaduan pertunjukan seni tradisional dengan hiburan tersebut membuat rangkaian Milangkala Desa Dangdeur berlangsung lebih semarak.

img_title Eko Surya Efendi Gaspol! Formulir Pencalonan Ketua Golkar Purwakarta Resmi Dikembalikan

Kegiatan juga diisi dengan prosesi potong tumpeng. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan Desa Dangdeur yang telah mencapai usia 43 tahun.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan sertifikasi halal secara simbolis dalam rangkaian acara.

Dengan beragam agenda tersebut, perayaan tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat. Kegiatan juga mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu rangkaian acara di kawasan Pasar Sasagaran.

Bupati Dorong Ekonomi dan Budaya Berjalan Bersama

Saepul Bahri Binzein menilai keberadaan pasar dan ruang kesenian memiliki peran yang saling melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

Pasar Sasagaran diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat bagi pedagang maupun warga sekitar.

Di sisi lain, Lingkung Seni Galura Jomantara diharapkan menjadi tempat bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah. Ruang tersebut juga dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan seni sekaligus memperkenalkan kesenian lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Bupati menegaskan pembangunan daerah tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat juga perlu membangun ruang ekonomi, sosial dan budaya yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Semoga Desa Dangdeur semakin maju, Pasar Sasagaran semakin berkembang, dan kesenian serta budaya lokal terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Harapan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap berjalan beriringan dengan pelestarian budaya.

Perayaan Jadi Ruang Silaturahmi Warga

Milangkala Desa Dangdeur ke-43 juga menjadi kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi.

Halaman Selanjutnya
img_title