Kronologi Dugaan Penipuan Pendaftaran Praja IPDN Yang Menyeret Anggota DPRD Purwakarta

Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta yang terlibat kasus dugaan penipuan
Sumber :
  • Jabarnews.com

Di kesempatan terpisah NS membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut. Politisi PKB ini menyatakan bahwa ia hanya memberikan rekomendasi terkait bimbel.

Hak Jawab Wuling Motor Arista Suci Bandung Terkait Pemberitaan Dugaan Tindak Pidana Penipuan

“Awalanya pengen bimbel (persiapan masuk IPDN), dan ada beberapa saya rekomendasikan. Untuk segala macamnya itu, di luar jalur yang saya miliki,” ujar NS saat diwawancara oleh wartawan di kantor DPRD.

NS menjelaskan bahwa pada awalnya, ia hanya merekomendasikan tempat pelatihan atau bimbel persiapan ujian IPDN di wilayah Jatinangor sesuai permintaan korban, yang notabene merupakan seorang pejabat publik.

Korban Arisan Bodong, Puluhan Ibu-Ibu Datangi Mapolres Purwakarta

Menurutnya, kegiatan bimbel tersebut merupakan hal yang umum. Biayanya pun dinilai standar, berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta, sesuai dengan biaya pendidikan yang diperlukan di tempat tersebut.

NS juga menegaskan bahwa ia tidak mengetahui adanya transaksi lain yang terkait dengan kasus ini dan tidak pernah mengambil keputusan terkait transaksi tersebut.

Jadi Caleg DPRD Jabar, Yogie Mochamad Dapat Dukungan Penuh dari Kosgoro 57 Purwakarta

“Termasuk, ada transaksional lainnya, itu ada di luar sepengetahuan saya. Sampai sekarang saya tidak mengetahui jumlah transaksi. Mereka juga (transaksi) tidak ada konfirmasi kepada saya,” ungkap NS.

Secara pribadi, NS merasa dirugikan secara moral oleh peristiwa ini. Ia mengaku tidak mengetahui apa-apa terkait permasalahan ini dan merasa nama baiknya telah dipertaruhkan tanpa adanya konfirmasi.

Halaman Selanjutnya
img_title