EGG Jabar Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas

Pemprov Jabar dan OJK mendorong pengembangan peternak ayam petelur melalui program Endog Jabar Go Global atau EGG.
Sumber :
  • Purwasuka Viva/Humas Jabar

Purwasuka – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengembangan sektor ayam petelur melalui program EGG atau Endog Jabar Go Global.

img_title Jawa Barat Raih Adibahasa 2026, 742 Pelajar Jadi Garda Pelestari Bahasa Daerah

Program tersebut dirancang untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi peternak. Selain itu, EGG juga diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan dan tata kelola usaha.

Program ini menyasar ribuan pelaku usaha ayam petelur di Jawa Barat. Data yang disampaikan Pemprov Jabar menyebutkan terdapat 4.665 peternak yang tersebar di 21 sentra peternakan.

img_title WJX 2026 Catat Transaksi Rp477,3 Miliar, Kopi dan Cengkeh Jadi Andalan Ekspor Jabar

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Pemerintah dan OJK ingin membangun ekosistem usaha yang menghubungkan peternak dengan lembaga keuangan, pasar, industri, hingga peluang ekspor.

Ayam Petelur Dinilai Punya Potensi Ekonomi Besar

img_title Ekspor Jabar ke Pakistan Naik 22,81 Persen, Produk Lokal Berpeluang Tembus Pasar Global

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan sektor ayam petelur memiliki peluang untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan dalam skala besar maupun rumah tangga.

Selain menghasilkan bahan pangan, usaha ayam juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

“Ayam, baik pedaging maupun petelur, sangat potensial. Tidak semuanya harus dikonsumsi, sebagian bisa dijual untuk meningkatkan pendapatan,” ujar Herman dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Implementasi Pengembangan Komoditas Unggulan Ayam Petelur melalui Layanan Inklusi Keuangan di Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bappeda Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 25 September 2026.

Herman mengatakan pengembangan peternakan ayam petelur juga berkaitan dengan ketahanan pangan. Jika dikelola secara baik, sektor tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga sekaligus mendukung ketersediaan pangan.

Potensi Pembiayaan Capai Rp565 Miliar

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam pengembangan sektor peternakan adalah akses terhadap pembiayaan.

Herman menyebut potensi kredit untuk sektor peternakan di Jawa Barat mencapai Rp565 miliar.

Namun, nilai pembiayaan yang telah terealisasi masih jauh di bawah potensi tersebut. Plafon kredit yang telah tersalurkan tercatat sekitar Rp81 miliar, dengan outstanding sekitar Rp49 miliar.

Angka tersebut menunjukkan masih terdapat ruang pembiayaan yang cukup besar bagi pelaku usaha peternakan.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK dan industri jasa keuangan menjadi bagian penting dari program EGG.

Halaman Selanjutnya
img_title