Mobil Bergetar Saat Melaju? Kenali Penyebab dan Komponen yang Perlu Dicek

Getaran mobil saat melaju dapat berasal dari ban, velg, sistem pengereman, kaki-kaki, atau mesin.
Sumber :
  • Purwasuka Viva/Ist

Purwasuka – Getaran pada mobil ketika melaju di jalan tidak boleh dianggap sebagai gangguan kenyamanan semata. Kondisi tersebut dapat menandakan masalah pada sejumlah komponen kendaraan, mulai dari ban dan velg hingga sistem pengereman, kaki-kaki, sistem penggerak, serta mesin.

img_title Suhu Mesin Mobil Naik Saat Macet? Lakukan Ini Sebelum Terlambat

Pengemudi perlu memperhatikan kapan getaran mulai muncul dan bagian kendaraan mana yang paling terasa bergetar. Gejala yang timbul saat mobil melaju pada kecepatan tertentu, berakselerasi, mengerem, atau berhenti dapat mengarah pada penyebab yang berbeda.

Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan secara bertahap untuk menemukan sumber gangguan. Penanganan sejak awal juga membantu mencegah kerusakan berkembang dan menjaga kendaraan tetap aman ketika digunakan.

img_title Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan Agar Selalu Siap Pakai

1. Ban dan Velg Menjadi Komponen Pertama yang Perlu Diperiksa

Ban merupakan salah satu komponen pertama yang perlu mendapat perhatian ketika mobil mulai bergetar. Ketidakseimbangan roda, tekanan angin yang tidak sesuai, kerusakan ban, maupun keausan tapak yang tidak merata dapat memengaruhi kestabilan kendaraan.

img_title Cuci Kendaraan Tanpa Ribet: 5 Rekomendasi Jet Cleaner untuk Aliran Energi Lancar

Pengemudi biasanya lebih mudah merasakan getaran akibat ketidakseimbangan roda ketika mobil melaju pada rentang kecepatan tertentu. Getaran dapat terasa melalui setir, lantai kabin, atau jok, bergantung pada sumber masalah dan karakteristik kendaraan. 

Untuk pemeriksaan awal, pengemudi dapat mengecek tekanan angin ban menggunakan alat pengukur dan membandingkannya dengan rekomendasi pabrikan. Periksa juga permukaan ban untuk melihat adanya keausan tidak merata, benjolan, retakan, atau kerusakan lain.

Selain ban, kondisi velg turut memengaruhi putaran roda. Benturan keras ketika melewati lubang atau menghantam trotoar dapat merusak bentuk velg maupun struktur ban. Akibatnya, roda mungkin tidak lagi berputar secara optimal.

Jika menemukan kerusakan fisik atau merasakan getaran yang tidak biasa, pengemudi sebaiknya meminta teknisi memeriksa roda sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

Balancing dan Spooring Memiliki Fungsi Berbeda

Pengemudi kerap mengaitkan getaran kendaraan dengan kebutuhan balancing dan spooring. Namun, kedua layanan tersebut menangani persoalan yang berbeda.

Balancing membantu menyeimbangkan distribusi berat pada kombinasi ban dan roda agar keduanya berputar lebih stabil. Sementara itu, spooring berkaitan dengan penyelarasan sudut roda sesuai spesifikasi kendaraan.

Halaman Selanjutnya
img_title