Stres Dengan Rutinitas Perkotaan? Di Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta Ini Anda Bisa ‘Healing’!

Homestay Rumah Adat Sunda Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta
Sumber :
  • Kemenparekraf

Fasilitas tinggal di rumah adat ini menjadi daya tarik yang paling diminati oleh para wisatawan. Rumah adat sunda yang berbentuk rumah panggung (rumah kayu) dengan model Julang Ngapak ini tersedia sebanyak 42 rumah yang bisa dijadikan homestay oleh para wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta.

Selama menginap di rumah adat, setiap wisatawan akan disuguhkan hidangan tradisional pedesaan oleh pemilik rumah adat ini.

Dilansir dari Jabarnews.com, untuk menikmati fasilitas tinggal di rumah adat ini tarifnya tergolong murah. Untuk satu malam, tarif menginap dimulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per rumah, satu rumah bisa diisi oleh 8 orang. Namun harga itu belum termasuk biaya untuk hidangan makan.

2. Menyaksikan Tradisi Ngencleng dan Tetungguan

Masyarakat Kampung Tajur Purwakarta masih menjaga dan melakukan kebiasaan unik, yaitu tradisi ngencleng.

Ngencleng adalah sebuah tradisi unik masyarakat Kampung Tajur Purwakarta dimana setiap warga meletakan bambu berisi beras di depan pintu rumahnya masing-masing.

Tradisi Ngencleng ini dilakukan oleh masyarakat Kampung Tajur Purwakarta untuk mengantisipasi adanya bencana kelaparan jika kampung mereka tertimpa musibah seperti hasil panen kurang baik atau gagal panen.