Jasa Tirta II Pastikan Pasokan Listrik Terpenuhi Jelang Ramadan 2025
- Istimewa
Purwasuka – Menjelang bulan Ramadan 2025, Jasa Tirta II melakukan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasional dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat di Jawa dan Bali.
Konsumsi listrik pada rumah tangga dan industri umumnya meningkat selama Ramadan, disebabkan oleh perubahan pola konsumsi dan aktivitas masyarakat.
Oleh karena itu, berbagai langkah persiapan dilakukan untuk menjamin pasokan listrik tetap terpenuhi dengan baik, di mana peran Jasa Tirta II adalah memastikan pemenuhan kebutuhan air di hilir.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Jasa Tirta II mengutamakan kelancaran operasional, khususnya dalam pengelolaan air yang berperan penting dalam mendukung pembangkitan energi listrik.
Langkah konkret yang telah disiapkan meliputi rencana operasional dan pemeliharaan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang terjadwal agar dapat berjalan secara optimal.
"Selama bulan Ramadan, kebutuhan listrik akan meningkat seiring dengan aktivitas masyarakat yang lebih intensif, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun sektor industri. Jasa Tirta II akan memastikan tidak ada gangguan dalam penyediaan air serta menjaga keandalan unit pembangkit dan jaringan agar pasokan listrik tetap stabil,” ujar Direktur Operasi dan Pemeliharaan Jasa Tirta II, Anton Mardiyono.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pasokan listrik selama Ramadan, Jasa Tirta II telah melakukan koordinasi dan pendataan secara intensif.
Koordinasi dilakukan bersama Unit Wilayah I hingga IV serta Unit PLTA melalui Rapat Tim Koordinasi Operasi Sumber Daya Air (TKOSDA) guna membahas kebutuhan dan alokasi penyediaan air.
“Jasa Tirta II telah menyusun rencana operasional yang menyeluruh dan terkoordinasi dengan baik di antara berbagai unit. Kami juga berkomitmen melakukan pemeliharaan dan pengawasan secara optimal terhadap infrastruktur yang ada guna menjaga stabilitas pasokan air. Dengan kesiapan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung kelancaran sektor kelistrikan di Indonesia,” tambah Anton.
Selain itu, Jasa Tirta II juga menjalin koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait jadwal operasi dan pemeliharaan infrastruktur unit PLTA Ir. H. Djuanda. Pemeliharaan dilakukan secara fleksibel dan efisien, menyesuaikan waktu di luar jam puncak konsumsi energi untuk meminimalkan gangguan terhadap pasokan listrik.
Dalam menghadapi Ramadan yang penuh berkah, Jasa Tirta II berharap dapat terus berkontribusi menciptakan kenyamanan bagi masyarakat serta memastikan keberlanjutan pelayanan publik dengan menjaga pasokan listrik yang stabil dan andal.
Upaya ini merupakan bentuk dukungan Jasa Tirta II terhadap pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi dan keberlanjutan sektor kelistrikan di Indonesia.