Cara Menyemai dan Menanam Cabai Rawit di Polybag Hingga Panen

Cabai rawit
Sumber :
  • Youtube

Purwasuka – Menanam cabai rawit sendiri di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

img_title Cara Membersihkan Dinding Rumah agar Tetap Bersih, Enak Dilihat dan Tidak Bikin Malu

Selain hemat biaya, Anda juga bisa mendapatkan cabai segar langsung dari pekarangan.

Berikut cara menyemai dan menanam cabai rawit di polybag, mulai dari memilih bibit hingga masa panen.

img_title Wajib Dicoba, 12 Cara Membersihkan Sofa agar Tetap Bersih dan Nyaman

1. Memilih Bibit Cabai Rawit

Langkah pertama adalah memilih cabai rawit yang sudah matang dan berwarna merah cerah. Potong bagian pangkal dan ujung cabai, karena biji terbaik biasanya berada di bagian tengah.

img_title 12 Cara Membersihkan Lemari agar Tetap Bersih dan Tidak Bau

2. Menyemai Biji Cabai

- Siapkan tanah kompos sebagai media semai.

- Ambil biji dari bagian tengah cabai dan taburkan di atas media tanah.

- Tutup kembali biji dengan tanah yang sama secara merata.

- Siram media semai hingga tanah benar-benar basah (jenuh air).

- Simpan wadah semai di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak kehujanan.

3. Menunggu Benih Tumbuh

Dalam waktu sekitar 20 hari setelah disemai, benih cabai akan mulai tumbuh dan siap untuk dipindahkan ke polybag.

4. Menyiapkan Media Tanam di Polybag

Gunakan polybag ukuran 40 x 40 cm. Isi dengan campuran media tanam sebagai berikut:

- 1 bagian pupuk kandang

- 1 bagian sekam lapuk

- 2 bagian tanah pekarangan biasa

Campuran ini cukup ideal untuk mendukung pertumbuhan tanaman cabai rawit.

5. Pemindahan Tanaman Cabai

Tanam bibit cabai rawit ke dalam polybag saat benih sudah cukup kuat. Misalnya, pada usia 10 hari setelah tanam (10 HST), tanaman sudah mulai beradaptasi di media baru.

6. Perawatan Cabai Rawit

Usia 36 HST (Hari Setelah Tanam): Cabai mulai tumbuh tinggi. Pasang penyangga agar tanaman tidak mudah roboh saat terkena hujan atau angin.

- Lakukan penyiangan gulma setiap 2 minggu sekali agar nutrisi tidak terserap oleh rumput liar.

- Saat musim hujan, taburkan kapur pertanian (dolomit) untuk menetralkan keasaman tanah, supaya tanaman tetap sehat dan subur.

7. Masa Berbuah

Pada usia 75 HST, tanaman cabai rawit sudah mulai berbuah. Meskipun benih hanya berasal dari dapur, hasilnya tetap bisa memuaskan jika dirawat dengan baik.

Dengan cara ini, Anda bisa menanam cabai rawit sendiri di rumah hanya bermodalkan benih dari dapur. Selamat mencoba dan semoga berhasil!