Cara Menyimpan Susu Sapi Murni Agar Tetap Segar dan Bebas Bau Tidak Sedap
Purwasuka – Susu sapi murni memiliki banyak manfaat untuk tubuh dengan kandungan nutrisi yang lengkap. Sayangnya, susu sapi murni cepat rusak dan menimbulkan bau tidak sedap jika tidak disimpan dengan benar.
Susu sapi murni yang segar sangat rentan terkena bakteri. Dengan menyimpan susu sapi dengan cara yang benar, kamu bisa menjaga nutrisi dan menunda bau tidak sedap.
Berikut adalah tips menyimpan susu sapi murni agar tetap segar dan terhindar dari bau tidak sedap yang bisa kamu praktikkan di rumah.
Pertama, pastikan penyimpanan susu sapi murni dengan wadah bersih dan steril. Cuci wadah dengan air panas dan biarkan kering sebelum digunakan untuk menyimpan susu sapi.
Kedua, simpan susu di bagian paling belakang lemari es, bukan di pintu. Suhu di bagian belakang lebih stabil dan tidak terganggu oleh buka tutup pintu kulkas.
Susu sapi segar
Ketiga, jaga suhu penyimpanan susu di bawah 4°C. Suhu yang rendah akan menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan susu menjadi bau dan rusak.
Keempat, jangan mencampur susu baru dengan susu lama. Praktik ini akan mencegah kontaminasi dan memperpanjang umur simpan susu baru.
Kelima, gunakan wadah kaca atau stainless steel untuk menyimpan susu. Bahan-bahan ini tidak menyerap bau dan lebih mudah dibersihkan dibandingkan wadah plastik.
Keenam, hindari terkena sinar matahari langsung saat memindahkan atau menyimpan susu. Sinar UV dapat mempercepat proses kerusakan susu dan memicu timbulnya bau tidak sedap.
Ketujuh, kalau kamu tidak akan menggunakan susu dalam waktu dekat, pertimbangkan untuk membekukannya. Susu beku bisa bertahan hingga 3 bulan tanpa perubahan rasa.
Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa menyimpan susu sapi murni tetap segar lebih lama tanpa khawatir bau tidak sedap. Selamat mencoba!