Tips Bersihkan Lemak dan Bau Amis di Peralatan Dapur, Auto Bersih Mengkilap dan Wangi!
Purwasuka – Vivanians, terkadang peralatan dapur meski sudah dicuci tetapi tetap meninggalkan lemak dan bau amis.
Tentunya, lemak dan bau amis pada peralatan dapur sangat mengganggu, apalagi nanti saat digunakan kembali untuk makan.
Nah, buat emak-emak yang sudah kesal karena peralatan dapur tetap bau amis meski sudah dicuci, tips berikut ini bisa membantu.
Modalnya simpel, untuk menghilangkan lemak dan bau amis pada peraltan dapur, cukup gunakan spons pencuci piring dan sabun saja.
Berikut tips bersihkan lemak dan bau amis pada peralatan dapur dengan mudah:
Persiapan Cairan Pencuci: Tuangkan sekitar 3-4 sendok makan cairan pencuci piring ke dalam wadah berisi air. Larutan ini akan membantu menghemat penggunaan sabun.
Sistem Cuci Efisien: Gunakan spon yang telah dicelupkan ke larutan sabun untuk mencuci dua hingga tiga alat makan sekaligus. Hindari mencuci semua piring dengan satu kali celup. Metode ini membantu membersihkan piring secara lebih merata.
Teknik Cuci Berbeda untuk Piring dan Sendok: Untuk sendok, cuci secara berpasangan agar tidak ada bagian yang terlewat. Sementara untuk gelas bisa untuk mencucinya terlebih dahulu. Setelah dicuci, tiriskan gelas hingga kering sebelum disimpan, jangan langsung memasukkannya ke lemari.
Peralatan Khusus Perlu Perlakuan Khusus: Saat mencuci wadah penanak nasi, hindari menggunakan bagian spon yang kasar. Gunakanlah spon yang lembut dan berwarna kuning agar tidak menggores lapisan anti lengketnya. Jika ada sisa nasi yang menempel, rendam wadah dalam air terlebih dahulu untuk memudahkan pembersihan.
Kebersihan Ekstra:
Untuk kebersihan yang lebih maksimal, disarankan untuk menjaga kebersihan dapur.
Spon cuci piring sebaiknya diganti setiap satu hingga dua minggu sekali untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Selain itu, area wastafel juga harus dibersihkan secara rutin agar tidak berlumut. Setelah dibersihkan, keringkan area wastafel menggunakan lap kain atau kanebo.
Dengan mengikuti tips ini, pekerjaan mencuci piring tidak lagi menjadi beban, melainkan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, bersih, dan efisien.*