Cara Menambal Tembok Retak Agar Rapi, Kuat, dan Tanpa Bekas
Purwasuka – Pernahkah kamu melihat tembok rumah yang retak? Kalau ada retakan kecil di tembok, jangan dibiarkan begitu saja.Â
Retakan itu bisa bertambah besar dan membuat dinding atau tembok semakin rusak. Bahkan, air hujan bisa merembes masuk lewat celah retakan dan menyebabkan tembok lembab.
Tembok yang retak bukan hanya mengganggu keindahan ruangan, tapi juga bisa melemahkan kekuatan bangunan.Â
Kalau tidak segera diperbaiki, kerusakannya bisa merambat ke bagian lain dan membuat rumah jadi kurang nyaman. Jadi, memperbaiki tembok retak itu penting sekali, loh!
Kabar baiknya, menambal tembok retak ternyata cukup mudah. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah dengan bahan dan alat sederhana.
Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini supaya tembok yang retak bisa kembali mulus, rapi, dan kuat seperti semula.
Langkah-Langkah Menambal Tembok Retak
1. Bersihkan area tembok yang retak
Gunakan kain basah untuk mengelap kotoran dan debu di sekitar retakan. Tembok harus bersih supaya proses penambalan berjalan dengan baik.
2. Siapkan alat dan bahan
Alat yang dibutuhkan misalnya scrub atau spatula. Untuk bahan, kamu bisa pakai lem putih PVAC (misalnya Lem Fox atau Dextone), compound tembok (seperti Aplus atau Elephant), dan semen putih (misalnya 3 Roda, Gresik, Panda, atau Rajawali).
3. Buat adonan penambal
Campurkan compound tembok, semen putih, dan lem putih dengan perbandingan 2:1:1. Tambahkan air secukupnya lalu aduk sampai berbentuk pasta.
4. Isi retakan dengan adonan
Gunakan scrub atau spatula untuk mengisi retakan tembok dengan adonan tadi. Pastikan semua celah tertutup rapat. Setelah itu, tunggu hingga kering selama 3–5 jam.
5. Amplas permukaan tembok
Jika sudah kering, gosok permukaan dengan amplas agar halus dan rata dengan tembok lama.
6. Cat ulang tembok
Terakhir, cat kembali tembok dengan warna yang sama seperti sebelumnya. Lakukan minimal dua kali pengecatan supaya hasilnya lebih bagus, rata, dan tahan lama.