Cara Menambal Tembok Retak Agar Rapi, Kuat, dan Tanpa Bekas

Tembok retak
Sumber :
  • Pinterest

Purwasuka – Pernahkah kamu melihat tembok rumah yang retak? Kalau ada retakan kecil di tembok, jangan dibiarkan begitu saja. 

img_title Tercium Bau Gas di Dapur? Jangan Panik! Ini Langkah Aman Mengatasi Kebocoran Gas LPG di Rumah

Retakan itu bisa bertambah besar dan membuat dinding atau tembok semakin rusak. Bahkan, air hujan bisa merembes masuk lewat celah retakan dan menyebabkan tembok lembab.

Tembok yang retak bukan hanya mengganggu keindahan ruangan, tapi juga bisa melemahkan kekuatan bangunan. 

img_title Baju Terkena Noda Tinta? Jangan Panik! Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Bersih

Kalau tidak segera diperbaiki, kerusakannya bisa merambat ke bagian lain dan membuat rumah jadi kurang nyaman. Jadi, memperbaiki tembok retak itu penting sekali, loh!

Kabar baiknya, menambal tembok retak ternyata cukup mudah. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah dengan bahan dan alat sederhana.

img_title Tangga Rumah Rusak dan Mulai Goyang? Ini 11 Cara Menanganinya agar Kembali Aman Digunakan

Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini supaya tembok yang retak bisa kembali mulus, rapi, dan kuat seperti semula.

Langkah-Langkah Menambal Tembok Retak

1. Bersihkan area tembok yang retak

Gunakan kain basah untuk mengelap kotoran dan debu di sekitar retakan. Tembok harus bersih supaya proses penambalan berjalan dengan baik.

2. Siapkan alat dan bahan

Alat yang dibutuhkan misalnya scrub atau spatula. Untuk bahan, kamu bisa pakai lem putih PVAC (misalnya Lem Fox atau Dextone), compound tembok (seperti Aplus atau Elephant), dan semen putih (misalnya 3 Roda, Gresik, Panda, atau Rajawali).

3. Buat adonan penambal

Campurkan compound tembok, semen putih, dan lem putih dengan perbandingan 2:1:1. Tambahkan air secukupnya lalu aduk sampai berbentuk pasta.

4. Isi retakan dengan adonan

Gunakan scrub atau spatula untuk mengisi retakan tembok dengan adonan tadi. Pastikan semua celah tertutup rapat. Setelah itu, tunggu hingga kering selama 3–5 jam.

5. Amplas permukaan tembok

Jika sudah kering, gosok permukaan dengan amplas agar halus dan rata dengan tembok lama.

6. Cat ulang tembok

Terakhir, cat kembali tembok dengan warna yang sama seperti sebelumnya. Lakukan minimal dua kali pengecatan supaya hasilnya lebih bagus, rata, dan tahan lama.