8 Tips Olahraga Lari Pagi Agar Kuat dan Nyaman, Cukup Mudah tapi Sangat Bermanfaat!

Lari Pagi (foto ilustrasi).
Sumber :
  • pinterest

Purwasuka – Lari pagi adalah salah satu olahraga yang paling banyak digemari karena kemudahannnya. 

img_title Sulit Tidur Meski Tubuh Lelah? Coba 5 Kebiasaan Ini agar Lebih Cepat Terlelap

Namun, tahukah Anda, delapan tips lari pagi ini akan sangat bermanfaat buat Anda yang akan lari pagi. 

Dengan delapan tips ini, olahraga lari pagi jadi semaki mudah dan menyenangkan. 

img_title 30+ Event Jawa Barat November 2026: Festival Budaya, Konser Musik hingga Lomba Lari

Ingat yah, jangan asal-asalan saat akan melaksanakan olahraga lari pagi. 

1. Wajib Pemanasan Dinamis

img_title Kejurda FORBASI Jabar 2026 di Subang, 6 Tim Raih Tiket ke Kejurnas

Sebelum memulai lari, pemanasan adalah kunci untuk menghindari nyeri otot, terutama pada kaki dan betis.

Pemanasan dinamis yang melibatkan gerakan aktif seperti menyilangkan kaki dan membungkukkan badan sambil mengayunkan tangan, leg swings 10 repetisi per sisi untuk melenturkan panggul, lari-lari kecil untuk menaikkan detak jantung, arm circles untuk memanaskan bahu, dan lunges 10 repetisi per sisi untuk mempersiapkan otot paha depan, hamstring, dan bokong, sangat dianjurkan.

2. Mencegah Perut Sakit Saat Lari

Hindari mengonsumsi makanan berat 1-2 jam sebelum berlari.

Sebaiknya, konsumsi makanan ringan yang mudah dicerna seperti buah potong atau pisang.

Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik selama dan sebelum lari untuk menghindari dehidrasi.

3. Postur Tubuh yang Baik dan Sempurna

Jaga tubuh tetap rileks dengan sedikit condong ke depan. Hindari membungkuk atau menundukkan kepala, karena dapat membatasi sirkulasi oksigen.

Angkat kepala tinggi-tinggi dengan pandangan mata lurus ke depan sejauh 10-20 meter. Sesekali, boleh melirik ke bawah untuk kewaspadaan.

4. Posisi Tangan yang Benar

Tekuk lengan membentuk sudut 90 derajat dan ayunkan dengan rileks. Hindari siku menghadap keluar atau lengan menyilang di depan tubuh, karena dapat memperlambat lari.

Jaga tangan tetap santai, bayangkan Anda sedang memegang keripik agar tidak remuk.

5. Langkah Kaki yang Benar

Jangan melangkah terlalu panjang. Mendaratlah dengan bola-bola kaki atau telapak bagian tengah.

Hindari menginjak permukaan dengan bunyi keras atau berisik. Lari yang baik adalah yang memantul dan tenang. Intinya, berlari setenang mungkin.

6. Cara Bernapas yang Benar

Disarankan untuk sedikit membuka mulut, menghirup dan membuang napas melalui mulut secara bersamaan.

Cara ini diklaim memaksimalkan oksigen yang masuk. Meskipun tenggorokan mungkin terasa kering, pastikan tetap terhidrasi.

Halaman Selanjutnya
img_title