Ternyata Media Tanam Ini Penyebab Bunga Cocor Bebek Sering Mati dan Busuk!
Purwasuka – Vivanians, kamu sering menjumpai bunga cocor bebek sering mati dan busuk padahal daunnya tebal?
Sensasi bunga cocor bebek sering mati dan busuk ini pasti bikin sedih, apalagi saat melihat batangnya menghitam dan daunnya lembek.
Masalah bunga cocor bebek sering mati dan busuk adalah keluhan umum yang bikin banyak pecinta tanaman pusing.
Daripada panik karena bunga cocor bebek sering mati dan busuk, yuk intip rahasia perawatannya yang simpel agar bunga cocor bebek sering mati dan busuk tidak lagi terjadi dan bisa tumbuh rimbun dengan bunga-bunga ungunya yang cantik!
Masalah Umum & Media Tanam Ideal
Bunga cocor bebek sering mati dan busuk karena media tanam terlalu lembap. Daun lembek, menguning, hingga batang menghitam jadi tanda-tandanya.
Media Tanam Kunci: Gunakan sekam bakar dan pupuk kandang (pupuk kambing sangat direkomendasikan). Hindari tanah karena cenderung mengikat air. Ingat, cocor bebek lebih baik kekurangan air daripada kelebihan air karena daunnya menyimpan cadangan air.
Cara Perawatan & Pemupukan Simpel
Setelah media tanam tepat, perhatikan ini agar bunga cocor bebek sering mati dan busuk bisa dicegah.
Penyiraman: Siram hanya jika media tanam sudah benar-benar kering. Jangan siram berlebihan atau saat masih basah.
Penempatan: Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari dari pagi sampai siang.
Pemupukan: Saat media tanam kering, siram dengan pupuk organik cair (sekitar 60 ml per 1 liter air) untuk merangsang pertumbuhan tunas dan bunga.
Dengan tips ini, kamu gak perlu lagi khawatir bunga cocor bebek sering mati dan busuk. Tanaman akan tumbuh sehat, rimbun, dan rajin berbunga cantik!*