Lebih Mudah dan Murah, Begini Cara Budidaya Sawi Hidroponik dari Semai Hingga Tanam
Purwasuka – Budidaya tanaman sawi hidroponik kini semakin diminati masyarakat, terutama di daerah perkotaan dengan lahan terbatas.
Selain lebih bersih dan minim biaya, menanam sawi hidroponik juga kecil potensi terserang hama atau penyakit.
Menariknya lagi, menanam sawi diroponik ini juga mudah dilakukan dan tidak perlu perawatan yang ribet mulai dari semai hingga tanam.
Sawi Hidroponik
- -
Dikutip dari akun YouTube Kebun Inspirasi, berikut ini cara budidaya sawi dari semai hingga tanam yang mudah dan murah:
1. Siapkan media tanam berupa rockwool lalu potong sesuai ukuran yang pas dengan gelas hidroponik atau netpot yang tersedia
2. Kemudian letakkan rockwool di nampan atau tray semai lalu siram dan pastikan air menyerap sempurna
3. Setelah itu, lubangi rockwool dengan lidi lalu semai 2 hingga 3 biji sawi di lubang rockwoolÂ
4. Tutup persemaian biji sawi tersebut dengan plastik hitam dan taruh di tempat gelap selama 2x24 jam. Setelah tumbuh, baru diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Baru setelah 7 hari setelah semai, beri nutrisi 1000 PPM
5. Sembari menunggu bibit siap pindah tanam, siapkan netpot yang bagian bawahnya diberi kain flanel untuk menyerap air
6. Selain itu, siapkan keranjang hidroponik lalu isi air secukupnya dan beri nutrisi pekatan A dan pekatan B
7. Setelah itu, pindah tanam dengan cara masukkan bibit bersama rockwool ke netpot lalu taruh di atas keranjang hidroponik dengan batas papan yang sudah dilubangi seukuran netpot, atau bisa menggunakan pralon ukuran besar yang sudah dilubangi
8. Selanjutnya tanaman sawi hidroponik tinggal dirawat dengan cara mengontrol volume air. Jika air berkurang tambahkan bersama nutrisi. Kemudian kendalikan hama dengan cara penyemprotan pestisida alami agar lebih aman dan ramah lingkungan.
Demikian cara budidaya sawi hidroponik yang mudah dan murah dilakukan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.