Cara Membuat Pupuk Cair Kalium Tinggi: Murah, Mudah, dan Ampuh!

Bahan pupuk cair
Sumber :
  • Youtube

Purwasuka – Siapa yang tidak ingin tanaman tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat, besar, dan manis? 

img_title Beli Mobil Mobil Listrik Tapi Tida Punya Garasi, Perhatikan Hal Berikut

Nah, kali ini kita akan belajar cara membuat pupuk cair kalium tinggi (KCL) yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. 

Menariknya, pupuk ini bisa dibuat dengan bahan sederhana dan biaya yang sangat terjangkau. Yuk, simak cara pembuatannya sampai selesai!

img_title Lantai Rumah Baret karena Standar Motor? Ini 11 Cara Menghilangkan Bekasnya agar Kembali Mulus

Manfaat Pupuk Kalium Tinggi untuk Tanaman

Sebelum kita masuk ke cara membuatnya, penting untuk tahu dulu apa saja manfaat dari pupuk kalium tinggi ini:

img_title Listrik Rumah Sering Konslet? Kenali 11 Langkah Aman Mengatasinya Sebelum Kerusakan Semakin Parah

1. Meningkatkan kualitas dan jumlah buah.

2. Membuat buah lebih besar, lebih berat, dan lebih manis.

3. Memperkuat batang tanaman.

4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit.

5. Mendukung proses fotosintesis.

Pupuk ini bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman pangan, hortikultura, hingga tanaman perkebunan. Sangat fleksibel, bukan?

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Semua bahan mudah ditemukan, bahkan sebagian besar ada di dapur:

1. Air cucian beras (air leri) – 1 liter

Gunakan air cucian beras pertama yang sudah difermentasi selama 1–2 minggu.

2. Pupuk KCL (Kalium Klorida) – 1 sendok makan

Kandungan kalium yang tinggi di dalamnya berperan penting untuk pertumbuhan dan pembuahan.

3. Pupuk Gandasil B – 1 sendok makan

Mengandung fosfat, kalium, dan magnesium untuk merangsang pertumbuhan dan mempercepat proses pembungaan dan pembuahan.

4. Micin/MSG (penyedap rasa) – 1 sendok makan

Berfungsi sebagai penambah unsur mikro dan membantu penyerapan nutrisi oleh tanaman.

Langkah-Langkah Pembuatan

1. Siapkan wadah untuk mencampur semua bahan (bisa ember, baskom, atau lainnya).

2. Tuangkan 1 liter air cucian beras ke dalam wadah.

3. Tambahkan 1 sendok makan pupuk KCL, aduk hingga larut.

4. Masukkan 1 sendok makan Gandasil B, aduk kembali sampai rata.

5. Tambahkan 1 sendok makan micin, lalu aduk semua bahan sampai benar-benar tercampur rata.

6. Simpan campuran dalam botol tertutup (bisa pakai botol bekas) dan fermentasikan selama 1 hari sebelum digunakan.

Cara Penggunaan Pupuk

Setelah difermentasi, pupuk ini siap digunakan. Berikut cara aplikasinya:

1. Dikocorkan ke tanah:

Campurkan 20 ml pupuk dengan 1 liter air. Kocorkan sebanyak 100 ml per tanaman.

Halaman Selanjutnya
img_title