Cara Membuat Pupuk Cair Kalium Tinggi: Murah, Mudah, dan Ampuh!
- Youtube
Purwasuka – Siapa yang tidak ingin tanaman tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat, besar, dan manis?Â
Nah, kali ini kita akan belajar cara membuat pupuk cair kalium tinggi (KCL) yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.Â
Menariknya, pupuk ini bisa dibuat dengan bahan sederhana dan biaya yang sangat terjangkau. Yuk, simak cara pembuatannya sampai selesai!
Manfaat Pupuk Kalium Tinggi untuk Tanaman
Sebelum kita masuk ke cara membuatnya, penting untuk tahu dulu apa saja manfaat dari pupuk kalium tinggi ini:
1. Meningkatkan kualitas dan jumlah buah.
2. Membuat buah lebih besar, lebih berat, dan lebih manis.
3. Memperkuat batang tanaman.
4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit.
5. Mendukung proses fotosintesis.
Pupuk ini bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman pangan, hortikultura, hingga tanaman perkebunan. Sangat fleksibel, bukan?
Bahan-Bahan yang Diperlukan
Semua bahan mudah ditemukan, bahkan sebagian besar ada di dapur:
1. Air cucian beras (air leri) – 1 liter
Gunakan air cucian beras pertama yang sudah difermentasi selama 1–2 minggu.
2. Pupuk KCL (Kalium Klorida) – 1 sendok makan
Kandungan kalium yang tinggi di dalamnya berperan penting untuk pertumbuhan dan pembuahan.
3. Pupuk Gandasil B – 1 sendok makan
Mengandung fosfat, kalium, dan magnesium untuk merangsang pertumbuhan dan mempercepat proses pembungaan dan pembuahan.
4. Micin/MSG (penyedap rasa) – 1 sendok makan
Berfungsi sebagai penambah unsur mikro dan membantu penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Langkah-Langkah Pembuatan
1. Siapkan wadah untuk mencampur semua bahan (bisa ember, baskom, atau lainnya).
2. Tuangkan 1 liter air cucian beras ke dalam wadah.
3. Tambahkan 1 sendok makan pupuk KCL, aduk hingga larut.
4. Masukkan 1 sendok makan Gandasil B, aduk kembali sampai rata.
5. Tambahkan 1 sendok makan micin, lalu aduk semua bahan sampai benar-benar tercampur rata.
6. Simpan campuran dalam botol tertutup (bisa pakai botol bekas) dan fermentasikan selama 1 hari sebelum digunakan.
Cara Penggunaan Pupuk
Setelah difermentasi, pupuk ini siap digunakan. Berikut cara aplikasinya:
1. Dikocorkan ke tanah:
Campurkan 20 ml pupuk dengan 1 liter air. Kocorkan sebanyak 100 ml per tanaman.