Cara Membuat Pupuk NPK Cair Sendiri di Rumah, Murah dan Ampuh!
- Youtube
Purwasuka – Pupuk NPK Mutiara dikenal sebagai "rajanya pupuk" di kalangan petani karena kemampuannya menyuburkan tanaman dan meningkatkan hasil panen.Â
Namun, tak semua orang mampu membelinya karena harganya yang cukup mahal. Nah, kabar baiknya, ternyata kita bisa membuat pupuk NPK cair sendiri dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita.
Apa Itu Pupuk NPK Cair Buatan Ini?
Pupuk ini dibuat untuk meniru kandungan pupuk NPK 16:16:16. Meskipun tidak identik 100%, fungsinya sangat mirip dan cukup ampuh untuk menyuburkan tanaman, bahkan bisa digunakan baik dengan cara disemprot (spray) maupun dikocorkan langsung ke tanah agar hasil buah lebih lebat.
Bahan-Bahan yang Digunakan
Berikut adalah bahan-bahan untuk membuat pupuk NPK cair alami:
1. Air Kolam Ikan (1 liter)
Pilih air yang sudah kehijauan, karena mengandung mikroorganisme yang bermanfaat.
2. Buah Mengkudu Matang (1 buah)
Mengandung nutrisi penting seperti unsur hara makro-mikro, flavonoid, dan saponin. Juga berfungsi sebagai pestisida alami.
3. Susu Kental Manis (1 sendok makan)
Mengandung kalsium dan vitamin B yang membantu pertumbuhan dan mencegah busuk pada tanaman.
4. Telur Ayam Kampung (1 butir)
Kaya akan kalsium, fosfor, dan magnesium. Bisa juga diganti dengan telur bebek atau telur biasa.
5. Micin (Penyedap Rasa) – 1 sendok makan
Bisa merek apa saja. Micin membantu mempercepat pertumbuhan tanaman.
6. Garam Krosok (1 sendok makan) – Khusus jika pupuk dikocorkan
Mengandung natrium dan klorida, membantu menetralkan pH tanah dan mengendalikan hama.
Cara Membuat Pupuk NPK
1. Hancurkan buah mengkudu dan campurkan ke dalam air kolam ikan.
2. Tambahkan susu kental manis dan micin, lalu aduk rata.
3. Kocok telur di wadah terpisah, lalu tuangkan ke dalam campuran tadi.
4. Jika ingin digunakan dengan cara dikocorkan, tambahkan garam krosok.
5. Aduk semua bahan hingga merata.
6. Simpan dalam wadah tertutup dan fermentasikan selama 14 hari di tempat teduh.
Cara Penggunaan
1. Perbandingan pencampuran: 1 bagian pupuk cair : 20 bagian air.
2. Waktu aplikasi: Pagi atau sore hari, seminggu sekali.
3. Dosis:
Tanaman kecil: 100 cc per tanaman.
Tanaman besar/tahunan: 500 cc per tanaman.
Fermentasi selama 14 hari adalah kunci keberhasilan, jadi pastikan sabar dalam proses ini. Setelah itu, pupuk siap digunakan untuk berbagai jenis tanaman.