Cara Menanam Jamur dari Jamur yang Sudah Ada di Rumah
- Youtube
Purwasuka – Tahukah kamu bahwa kita bisa menanam jamur sendiri di rumah hanya dengan menggunakan jamur yang kita beli dari pasar?
Metode menanam jamur ini tidak memerlukan alat-alat laboratorium mahal dan bisa dilakukan dengan bahan-bahan sederhana seperti biji jagung, alkohol, dan toples kaca. Hasilnya? Kamu bisa memanen jamur segar dari dapur sendiri!
Berikut ini langkah-langkah mudah dan murah menanam jamur dari jamur yang sudah ada:
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
1. Jamur segar dari pasar (jenis tiram/ Oyster mushroom seperti Pleurotus ostreatus)
2. Biji jagung (bisa diganti dengan sorgum, gandum, atau beras merah)
3. Toples kaca dengan tutup berlubang
4. Kapas secukupnya
5. Alkohol 70%
6. Air panas
7. Kompor dan panci
7. Alat pemotong (pisau/pinset)
8. Sarung tangan (opsional)
Langkah 1: Menyiapkan Media Tanam (Biji Jagung)
Cuci bersih biji jagung sampai tidak ada tanah atau debu yang menempel.
Rebus jagung dalam air mendidih selama 10–15 menit.
Tiriskan dan keringkan jagung sampai tidak ada air berlebih.
Diamkan selama 12–24 jam di suhu ruangan agar jagung siap difermentasi.
Setelah itu, masukkan jagung ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan dengan alkohol.
Isi hanya ¾ bagian toples agar ada ruang udara untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
Langkah 2: Sterilisasi Kedua
Letakkan toples berisi jagung ke dalam panci berisi air (setengah tinggi toples).
Lapisi dasar panci dengan kain agar kaca tidak pecah.
Didihkan selama 40–60 menit untuk mensterilkan jagung dari jamur liar yang tidak diinginkan.
Diamkan toples sampai dingin pada suhu ruangan sebelum digunakan.
Langkah 3: Mengambil Miselium dari Jamur Pasar
Pilih jamur segar yang bentuknya masih tertutup dan tidak terlalu mekar.
Dengan alat yang sudah disterilkan dan tangan bersih, potong bagian bawah batang jamur.
Kupas lapisan luarnya, dan ambil bagian dalam batang yang berwarna putih (miselium).
Semprotkan sedikit alkohol pada bagian luar potongan (jangan berlebihan).
Masukkan potongan miselium ke dalam toples berisi jagung secara hati-hati.
Tutup kembali toples menggunakan kapas di bagian lubang tutup untuk pertukaran udara.
Langkah 4: Inkubasi