Merinding! Ini Cara Bikin Pupuk Agar Tanaman Subur dan Berbuah Lebat

Pupuk agar tanaman subur
Sumber :
  • Youtube

Purwasuka – Banyak orang ingin sayurannya tumbuh besar dan buahnya lebat, tapi pupuk yang digunakan itu-itu saja. 

img_title Kaca Rumah Terkena Percikan Semen? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Bening

Padahal, tanaman juga butuh asupan nutrisi yang lengkap seperti kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, dan sulfur agar bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang banyak.

Nah, kali ini ada racikan pupuk sederhana yang murah meriah, mudah dibuat, dan terbukti ampuh menyuburkan tanaman hingga berbuah lebat. Yuk, langsung saja simak cara membuatnya!

img_title Baju Terkena Noda Kopi? Jangan Panik! Ini 11 Cara Membersihkannya agar Kembali Bersih

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:

1. Daun Kelor – 1 genggam

img_title Beli Mobil Mobil Listrik Tapi Tida Punya Garasi, Perhatikan Hal Berikut

Daun kelor mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk tanaman, seperti vitamin A, B2, B6, C, kalsium, fosfor, magnesium, zat besi, seng, dan selenium. 

Selain itu, daun kelor juga kaya akan antioksidan seperti quercetin, yang bermanfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan tanaman.

2. Micin / MSG (Monosodium Glutamat) – 2 sendok makan

MSG membantu menyuburkan tanah, merangsang pertumbuhan tanaman, dan mempercepat pembentukan bunga dan buah. Bisa pakai merek apa saja, sesuai yang tersedia di rumah.

3. Tape Singkong – 1 potong kecil (sekitar 1 genggam)

Tape mengandung mikroorganisme dan hormon alami yang bisa meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, dan mendorong pertumbuhan serta hasil panen.

Cara Meracik Pupuk:

1. Haluskan daun kelor menggunakan cobek atau blender hingga benar-benar lembut.

2. Siapkan ember atau wadah lainnya, masukkan daun kelor yang sudah dihaluskan.

3. Tambahkan 1 liter air bersih, lalu aduk atau remas-remas sampai air berubah warna dan kandungan daun kelor larut.

4. Masukkan 2 sendok makan MSG, aduk rata sampai benar-benar larut.

5. Tambahkan 1 potong tape singkong, lalu remas-remas bersama bahan lainnya hingga tercampur sempurna.

Proses Fermentasi:

1. Setelah semua bahan tercampur, simpan dalam botol bekas atau wadah tertutup.

2. Letakkan di tempat teduh, dan diamkan selama 15 hari agar terjadi proses fermentasi.

3. Setelah 15 hari, pupuk siap digunakan.

Cara Penggunaan:

1. Sebelum digunakan, pupuk ini harus diencerkan terlebih dahulu.

2. Perbandingan: 1 bagian pupuk dicampur dengan 15 bagian air (misalnya 1 liter pupuk dicampur 15 liter air).

3. Metode aplikasi: bisa disiram langsung ke tanaman (kocor) setiap 10 hari sekali.

Dosis:

1. Tanaman kecil (seperti cabai, tomat, terong): cukup 100 cc per tanaman.

Halaman Selanjutnya
img_title