Rahasia Membuat Tanaman Cepat Berbunga dan Berbuah Lebat dengan Bahan Dapur

Bahan rahasia agar tanaman cepat berbuah
Sumber :

Purwasuka – Banyak orang berpikir kalau ingin tanaman cepat berbunga dan berbuah lebat, perlu pupuk mahal dan perawatan yang rumit. 

img_title 7 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Rumah, Catnip Jadi Sorotan

Padahal, ternyata ada cara sederhana dan murah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah hanya dengan bahan-bahan dapur.

Metode ini memadukan air cucian beras, ganda pembungaan (ganda sil B), dan mecin (MSG). Hasilnya benar-benar luar biasa: tanaman jadi subur, rajin berbunga, dan buahnya lebat.

img_title Cara Merawat Tanaman Cabe agar Tidak Mudah Layu dan Tetap Produktif

Kalau Anda penasaran bagaimana cara membuat pupuk racikan ini, yuk simak langkah-langkah berikut!

Kenapa Harus Dicoba?

img_title Cara Membuat Pupuk untuk Tanaman Cabe agar Tumbuh Subur

- Hasil berlipat ganda

- Bahan mudah ditemukan di dapur

- Tidak memerlukan modal besar

- Aman untuk berbagai jenis tanaman

Bahan-bahan yang Dibutuhkan

1. Air cucian beras

Gunakan air cucian pertama (yang paling keruh).

Kandungan nutrisinya tinggi dan bagus untuk tanaman.

Takaran: 1 liter.

2. Ganda Sil B (pembungaan)

Produk khusus untuk merangsang bunga dan buah.

Bisa dibeli online atau di toko pertanian.

Takaran: 1 sendok makan.

3. Micin (MSG)

Jenis bebas, bisa merek apa saja.

Fungsinya membantu penyerapan nutrisi.

Takaran: 1 sendok makan.

Cara Meracik Pupuk

Langkah 1 – Campur Ganda Sil B

- Siapkan ember bersih.

- Masukkan 1 liter air cucian beras.

- Tambahkan 1 sendok makan ganda sil B.

- Aduk sampai larut.

Langkah 2 – Tambahkan Micin

- Masukkan 1 sendok makan micin.

- Aduk kembali hingga semua bahan tercampur rata.

Langkah 3 – Fermentasi

- Setelah semua tercampur, simpan larutan dalam botol plastik bekas.

- Tutup rapat dan fermentasi selama 3–5 hari.

- Letakkan botol di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Cara Menggunakan Pupuk

Setelah fermentasi selesai, pupuk siap digunakan. Anda bisa mengaplikasikannya dengan dua cara:

- Disemprotkan ke daun dan batang tanaman.

- Dikocorkan ke pangkal tanaman (akar).

Namun, hasil terbaik biasanya diperoleh dengan cara disemprotkan ke daun.

Dosis Penggunaan

Untuk 1 liter larutan pupuk yang sudah difermentasi:

- Campurkan dengan 10 liter air bersih.

- Aduk rata.

- Semprotkan merata ke seluruh bagian tanaman.

Aplikasi bisa dilakukan setiap 1–2 minggu sekali agar tanaman rajin berbunga dan tidak mudah rontok.

Tips Penting

1. Gunakan air cucian beras pertama karena kandungan nutrisinya paling tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title