Cara Menanam Cabe Gendot Lokal yang Super Pedas

Cabe gendot
Sumber :
  • Pinterest

Purwasuka – Tahukah Anda kalau di Jawa Barat ada jenis cabe lokal yang pedasnya luar biasa? 

img_title Kejari Subang Ancam Pidanakan Developer 'Membandel' Soal Aset PSU!

Orang Sunda sering menyebutnya cabe gendot, ada juga yang bilang cabe gembor atau cabe Bandung. 

Cabe gendot ini terkenal karena rasanya yang jauh lebih pedas dibanding cabai rawit biasa.

img_title Samsat Subang Gencar Sosialisasi Door to Door PKB, Capaian Pajak Tembus Rp 56,8 Miliar

Kalau Anda pecinta pedas atau ingin mencoba peluang bisnis baru, cabe gendot ini bisa jadi pilihan yang menarik. 

Berikut penjelasan lengkap mulai dari mengenal cabe gendot sampai cara menanam dan memanennya.

img_title Realisasi Retribusi Baru Rp 305 Juta, Dishub Subang Bakal Tertibkan Jukir Liar

Apa Itu Cabe Gendot?

Cabe gendot adalah varietas cabai lokal yang bentuknya bulat gembil (gendut) dan rasanya sangat pedas. 

Tingkat kepedasannya berkisar di angka 100.000–350.000 skala Scoville. Ini artinya cabai gendot bisa membuat lidah terbakar bagi yang belum terbiasa.

Di Bandung, cabe gendot semakin populer karena banyak orang Indonesia yang suka makanan pedas.

Selain untuk konsumsi rumah tangga, cabai ini juga banyak dicari oleh restoran, produsen sambal, dan usaha kuliner.

Kenapa Cabe Gendot Menjanjikan?

Ada beberapa alasan kenapa cabe gendot punya potensi besar:

- Belum banyak yang membudidayakannya secara serius.

- Permintaan cabai pedas di Indonesia sangat tinggi.

- Bisa dipanen setiap hari dengan pengelolaan yang baik.

- Harganya relatif stabil.

- Lahan tanam di dataran tinggi seperti Bandung sangat cocok.

Cara Menanam Cabe Gendot

1. Pembibitan

- Gunakan biji cabai gendot berkualitas.

- Semai di media tanam lembab hingga tumbuh 4–6 helai daun.

- Pindahkan ke polybag atau lahan setelah bibit cukup kuat.

2. Penanaman

- Jarak tanam ideal: 50 cm antar tanaman.

- Gunakan tanah gembur yang dicampur pupuk kandang.

- Pastikan lokasi terkena sinar matahari penuh.

3. Perawatan

- Siram rutin, terutama di musim kemarau.

- Beri pupuk tambahan (organik atau NPK) sesuai kebutuhan.

- Bersihkan gulma (rumput liar) supaya tanaman tidak berebut nutrisi.

- Jika ada hama atau penyakit, lakukan penyemprotan pestisida nabati.

4. Panen

- Cabe gendot mulai bisa dipanen sekitar umur 3 bulan setelah tanam.

- Panen bisa dilakukan setiap hari karena buahnya tidak serempak matang.

5. Pasca Panen dan Pemasaran

- Sortir cabai berdasarkan ukuran dan kualitas.

Halaman Selanjutnya
img_title