Pusing Buah Tanaman Lebat Tapi Suka Rontok, Coba Racikan Pupuk Alami Ini!

Pupuk alami pelebat buah anti rontok
Sumber :
  • Youtube

Purwasuka – Siapa yang tidak kesal kalau tanaman berbunga tapi setelah itu rontok atau berjatuhan. Bisa jadi pupuknya salah.

img_title 7 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Rumah, Catnip Jadi Sorotan

Nah, disini ada acara sederhana meracik pupuk alami supaya tanaman kita bisa berbuah lebat, bunga dan buahnya tidak mudah rontok, dan hasil panennya mulus sampai masa panen tiba.

Pupuk alami pelebat buah dan anti rontok ini bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada di dapur, jadi praktis dan murah!

img_title Cara Merawat Tanaman Cabe agar Tidak Mudah Layu dan Tetap Produktif

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Berikut bahan yang perlu disiapkan:

img_title Cara Membuat Pupuk untuk Tanaman Cabe agar Tumbuh Subur

1. Kemiri 4 butir (mengandung protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan serat untuk menyuburkan tanaman)

2. MSG/micin 1 sendok makan (mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, kalium)

3. Telur 1 butir (mengandung protein, vitamin, mineral yang menyehatkan tanaman)

4. Gula merah 3 cm (mengandung glukosa, fruktosa, dan mineral untuk energi tanaman)

5. EM4 pertanian 1 tutup botol (mengandung mikroorganisme baik untuk kesuburan tanah)

6. Air bersih 1 liter

Cara Membuat Pupuk

Haluskan kemiri dengan cara ditumbuk atau diblender. Kemiri ini nanti akan menjadi sumber nutrisi utama bagi tanaman.

Masukkan kemiri yang sudah dihaluskan ke dalam ember atau wadah yang berisi 1 liter air bersih.

Tambahkan 1 sendok makan MSG, lalu aduk hingga larut dan tercampur rata.

Pecahkan telur, campur kuning dan putihnya, aduk rata lalu tuang ke dalam ember berisi racikan tadi. Aduk kembali hingga rata.

Haluskan gula merah (iris atau tumbuk) supaya mudah larut, kemudian masukkan ke dalam racikan. Aduk lagi hingga merata.

Terakhir, tambahkan EM4 pertanian sebanyak 1 tutup botol. Aduk semua bahan sampai benar-benar tercampur sempurna.

Proses Fermentasi

Pupuk ini harus difermentasi dulu sebelum digunakan:

1. Tuangkan larutan pupuk ke dalam botol bekas atau wadah yang bisa ditutup rapat.

2. Simpan di tempat teduh selama 7 hari (1 minggu).

3. Setiap 2 hari sekali, buka tutup botol selama 2 detik agar gas hasil fermentasi keluar.

Cara Menggunakan

Setelah seminggu, pupuk sudah siap digunakan. Jangan lupa untuk mencampur pupuk dengan air bersih dengan perbandingan 1:10 (1 liter pupuk + 10 liter air).

Tanaman kecil: berikan 100 cc per tanaman, seminggu sekali di sore hari.

Halaman Selanjutnya
img_title