Umuh Muchtar Targetkan Persib Sapu Bersih Tiga Laga Sisa Demi Gelar Juara
- Purwasuka Viva/Persib
Purwasuka – Manajer PERSIB Bandung, Umuh Muchtar, menegaskan ambisi timnya untuk meraih hasil maksimal dalam tiga pertandingan tersisa di kompetisi Super League 2025/26.
Target tersebut menjadi krusial demi menjaga peluang mempertahankan gelar juara hingga akhir musim.
Menurut Umuh, tidak ada ruang bagi Persib untuk kehilangan poin pada fase penentuan ini.
Ia menekankan bahwa hasil imbang, apalagi kekalahan, harus dihindari jika tim ingin tetap kokoh di puncak klasemen.
Konsistensi performa menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan di penghujung kompetisi.
"Pokoknya, di semua pertandingan sisa, kita harus berusaha meraih poin penuh. InsyaAllah mudah-mudahan tidak sampai draw, apalagi kalah. Kami fokus untuk tiga kali menang, menang, dan menang. Itu targetnya agar tidak ada hambatan menuju tangga juara," kata Umuh.
Tekad untuk menyapu bersih kemenangan akan dimulai saat Persib menjalani laga tandang melawan Persija Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pertandingan ini dipandang sebagai ujian berat, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga mental bertanding para pemain.
Bagi Umuh, duel klasik tersebut memiliki arti penting dalam perjalanan Persib menuju gelar juara.
Ia menilai laga kontra Persija dapat menjadi titik penentu yang akan memengaruhi langkah tim pada dua pertandingan berikutnya.
Menjelang pertandingan krusial tersebut, Umuh mengungkapkan telah menjalin komunikasi intensif dengan pelatih kepala Bojan Hodak.
Diskusi dilakukan untuk memastikan kesiapan tim, baik dari sisi strategi maupun kondisi pemain.
Ia berharap seluruh pemain mampu tampil dengan determinasi tinggi serta menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Dukungan dari suporter setia, Bobotoh, juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Maung Bandung.
"Pertandingan besok (lawan Persija) itu seperti final, bahkan lebih dari final sebetulnya. Saya sudah bicara dengan Bojan dan meminta pemain tampil maksimal, bisa membawa pulang poin penuh sebagai hadiah untuk Bobotoh," pungkasnya.
Optimisme manajemen Persib ini sejalan dengan performa tim yang relatif stabil sepanjang musim.
Namun, tekanan di fase akhir kompetisi sering kali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga konsistensi permainan.
Selain faktor teknis, aspek mental juga menjadi sorotan utama. Tim yang mampu mengelola tekanan dengan baik biasanya memiliki peluang lebih besar untuk keluar sebagai juara.