Om Zein Dorong Ekonomi Digital Purwakarta Lewat Inovasi Kreatif di Era Society 5.0

Bupati Purwakarta Om Zein memberikan arahan pada acara Digital Direction Talk 2026 di Bale Maya Datar.
Sumber :
  • Didin/Purwasuka Viva

Purwasuka – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat komitmennya dalam menghadapi transformasi digital yang berkembang pesat. Salah satu langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Digital Direction Talk 2026 yang berlangsung di Bale Maya Datar, Minggu (7/6/2026).

img_title Bantuan Pangan Sudah 100 Persen, Stok Beras di Bulog Subang Aman

Kegiatan yang mengangkat tema "Inovasi Kreatif dan Ekonomi Digital di Era Society 5.0" itu menjadi forum strategis untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan Ekonomi Digital Purwakarta.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein bersama berbagai unsur pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan pegiat ekonomi kreatif.

img_title Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG KC Subang Telah Salurkan 8.052 Ton Beras Bantuan Pangan

Forum ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menciptakan ekosistem ekonomi digital yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

Para peserta yang hadir menyatakan komitmen untuk bersama-sama mendukung pengembangan inovasi kreatif berbasis teknologi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

img_title HMI Purwakarta dan Wamenko Pangan Perkuat Komitmen Bangun Ketahanan Pangan Berbasis Digital

Dalam sambutannya, Om Zein menyoroti perbedaan mendasar antara ekonomi kreatif dan ekonomi konvensional.

Menurutnya, nilai utama ekonomi kreatif terletak pada kemampuan manusia dalam menciptakan inovasi yang memberikan nilai tambah terhadap suatu produk maupun jasa.

"Ekonomi kreatif adalah perpaduan sempurna antara kreativitas dan intelektualitas. Sentuhan inilah yang membuat sesuatu yang tadinya murah menjadi mahal, yang tadinya biasa saja menjadi luar biasa, dan yang utamanya, mampu mengubah produk lokal menjadi istimewa dengan kualitas internasional," ujar Om Zein.

Ia menjelaskan bahwa sebuah produk akan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi ketika dikembangkan melalui kreativitas, desain yang menarik, strategi pemasaran yang tepat, serta pemanfaatan teknologi digital.

Produk yang awalnya hanya memiliki nilai jual standar dapat berkembang menjadi komoditas unggulan yang mampu menembus pasar lebih luas.

Menurut Om Zein, tantangan yang dihadapi daerah saat ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga bagaimana menciptakan diferensiasi dan nilai tambah.

Karena itu, inovasi menjadi faktor penting yang harus dimiliki oleh pelaku usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, Om Zein juga menyoroti pentingnya kesiapan masyarakat menghadapi era Society 5.0.

Halaman Selanjutnya
img_title