Hason Kembali Pimpin PKB Purwakarta, Targetkan Kemenangan Besar 2029
- Didin/Purwasuka Viva
Purwasuka – Sona Maulida Roemardi yang dikenal dengan sapaan Hason kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Purwakarta untuk periode 2026–2031.
Penetapan tersebut menjadi hasil dari Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada 4 April 2026 di Hotel Ghra Vidya Jatiluhur.
Pelaksanaan Muscab berlangsung tertib dan lancar. Forum tersebut menghasilkan empat nama kader yang direkomendasikan sebagai kandidat ketua.
Dari sejumlah nama tersebut, Hason kembali diusulkan untuk melanjutkan kepemimpinannya di tubuh PKB Purwakarta. Keputusan final, menurutnya, tetap berada di tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP).
Dalam keterangannya kepada media pada Rabu (8/4/2026), Hason menyampaikan rasa syukur atas jalannya Muscab yang kondusif. Ia menegaskan bahwa mekanisme organisasi telah dijalankan sesuai aturan partai.
“Proses Muscab berjalan baik. Ada empat nama yang direkomendasikan, dan saya termasuk di dalamnya. Untuk penetapan akhir, kami menunggu keputusan dari DPP,” ujarnya.
Sebagai figur yang sebelumnya juga pernah ikut dalam kontestasi Pilkada Purwakarta 2024, Hason membawa visi untuk memperkuat posisi PKB di tingkat daerah sekaligus meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peran partai dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak kepada rakyat.
Menurutnya, keberadaan PKB harus mampu memberikan warna dalam setiap kebijakan publik. Dengan dukungan infrastruktur partai serta anggota legislatif yang dimiliki, ia optimistis PKB dapat menjalankan fungsi kontrol secara maksimal.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah tetap berada pada jalur yang benar dan benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.
Selain fokus pada fungsi pengawasan, Hason juga mendorong seluruh kader PKB untuk lebih aktif turun ke masyarakat.
Ia menilai kedekatan dengan warga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat basis politik partai.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, harus memiliki kepekaan sosial dan mampu menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Partai tidak boleh jauh dari rakyat. Kader harus hadir dan memberikan manfaat nyata. Kami ingin menjadi penggerak sekaligus pemecah masalah di tengah masyarakat,” tambahnya.