Bikin Es Teh Awet Segar! Rahasia Ini Wajib Dicoba Penjual Pemula

Es Teh tidak cepat basi
Sumber :
  • canva

Purwasuka – Menjual es teh adalah bisnis yang cukup menjanjikan, terutama di daerah beriklim panas. 

Ide Jualan Takjil Bulan Puasa: Biang Cappuccino Cincau, 10 Liter Jadi 50 Cup

 

Namun, tantangan yang sering dihadapi para penjual adalah menjaga agar tehnya tidak cepat basi. 

Resep Es Mambo Legend Viral 2 Ribuan, Kesukaan Anak Dijamin Laris Manis!

 

Teh yang basi bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga bisa menurunkan kualitas rasa yang berakibat pada kepuasan pelanggan. 

Tips Bisnis untuk Pemula: Jualan Ongol-Ongol, Kue Tradisional yang Gak Kampungan

Es Teh tidak cepat basi

Photo :
  • canva

Oleh karena itu, penting bagi para penjual, terutama pemula, untuk memahami cara mengelola teh agar tetap segar lebih lama.

 

Salah satu faktor utama yang mempercepat pembusukan teh adalah cara pengolahan yang kurang tepat. 

 

Banyak yang mencampurkan gula langsung saat teh masih mendidih.

 

Padahal hal ini dapat membuat gula memiliki aroma gosong dan mempercepat proses pembusukan. 

 

Selain itu, cara menyimpan teh setelah direbus juga sangat berpengaruh terhadap ketahanan minuman ini. 

 

Dengan teknik yang tepat, masa simpan teh bisa diperpanjang dari enam hingga delapan jam menjadi sembilan hingga sepuluh jam, atau bahkan lebih.

 

Berikut adalah cara agar teh tidak cepat basi:

 

Dikutip dari kanal Youtube Kaki Lima Official, Bahan:

 

- Teh celup atau teh serbuk sesuai selera

 

- Air bersih

 

- Gula pasir (jika menggunakan metode pencampuran langsung)

 

Cara Membuat:

 

- Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan teh dan diamkan selama 1-3 menit.

 

- Setelah 3 menit, angkat tutup panci dan buang air yang menempel di bagian dalam tutup.

 

- Jangan biarkan air uap menetes kembali ke dalam teh, karena dapat mempercepat pembusukan.

 

- Tutup kembali panci, namun jangan terlalu rapat. Biarkan sedikit rongga untuk sirkulasi udara.

 

- Jika teh akan dipindahkan ke termos, biarkan sedikit terbuka untuk ventilasi udara.

 

- Gunakan termos stainless untuk menjaga kualitas teh lebih baik dibanding termos plastik.

 

- Jika mencampurkan gula, lakukan saat teh sudah dalam kondisi hangat, bukan saat masih mendidih.

 

- Hitung masa ketahanan teh dari waktu pencampuran gula, bukan dari saat teh mendidih.

 

- Periksa rasa teh setelah beberapa jam, jika mulai terasa asam atau tidak enak, sebaiknya tidak dijual.

 

- Jika teh habis sebelum jam tutup, bisa membuat rebusan baru untuk menjaga kualitas.

 

Dengan menerapkan teknik ini, teh yang dijual tidak hanya lebih tahan lama tetapi juga tetap nikmat dikonsumsi. 

 

Bagi penjual pemula, memahami cara pengolahan yang benar akan membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan menjaga kualitas minuman yang dijual.

 

Bagi yang sudah berpengalaman dalam berjualan es teh, berbagi pengalaman dan tips tambahan juga bisa sangat bermanfaat bagi sesama penjual. 

 

Mari saling berbagi ilmu dan sukses bersama dalam bisnis minuman segar ini!