5 Manfaat untuk Simpan dan Kelola File Secara Online
- Purwasuka Viva/Ist
Purwasuka – Kebutuhan menyimpan data terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya aktivitas yang dilakukan secara digital. Dokumen pekerjaan, foto, video, tugas, hingga berbagai berkas penting kini lebih sering tersimpan dalam perangkat elektronik.
Masalah muncul ketika kapasitas penyimpanan perangkat mulai terbatas. Pengguna pun membutuhkan alternatif agar file tetap dapat disimpan dan diakses tanpa harus selalu membawa perangkat tambahan seperti flashdisk atau harddisk eksternal.
Salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah cloud storage. Layanan ini memungkinkan pengguna menyimpan data melalui jaringan internet sehingga file dapat diakses kembali dari perangkat lain selama pengguna memiliki akses ke akun dan koneksi yang diperlukan.
Konsep tersebut merupakan bagian dari teknologi cloud computing. National Institute of Standards and Technology (NIST) menjelaskan cloud computing sebagai model yang memungkinkan akses jaringan secara luas dan sesuai kebutuhan terhadap sumber daya komputasi, termasuk server, penyimpanan, jaringan, aplikasi, dan layanan.
Karena bekerja melalui server yang dikelola penyedia layanan, cloud storage tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan file. Layanan ini juga dapat digunakan untuk mengarsipkan dokumen, membagikan data, serta mendukung pekerjaan yang membutuhkan akses file dari beberapa perangkat.
Mengenal Cloud Storage
Secara sederhana, cloud storage merupakan layanan penyimpanan data yang menempatkan file pada infrastruktur server milik penyedia layanan. Pengguna kemudian dapat mengakses data tersebut melalui internet menggunakan akun yang telah terdaftar.
Cara kerja ini berbeda dengan penyimpanan konvensional yang mengandalkan perangkat fisik. Pada flashdisk, misalnya, file tersimpan langsung pada perangkat tersebut. Jika perangkat hilang atau mengalami kerusakan, akses terhadap data juga dapat terganggu.
Cloud storage memberikan alternatif karena file tersimpan pada sistem penyedia layanan. Beberapa layanan yang dikenal luas antara lain Google Drive, Microsoft OneDrive, Dropbox, dan Apple iCloud.
Namun, penggunaan layanan berbasis awan bukan berarti pengguna dapat mengabaikan keamanan. Pengaturan akun, kata sandi, izin berbagi, serta perangkat yang digunakan untuk mengakses layanan tetap perlu diperhatikan.